Pemprov Jatim

Tingkat Kehadiran Peserta Tes CAT CPNS Pemprov Jatim Capai 91 Persen

Tingkat kehadiran peserta tes sistem Computer Assisted Test (CAT) CPNS Pemprov Jatim Tahun 2020 selama 4 hari sejak 8–11 Februari tercatat 91 Persen.

Tingkat Kehadiran Peserta Tes CAT CPNS Pemprov Jatim Capai 91 Persen
foto:humas pemprov jatim
Suasana tes CPNS Pemprov Jatim di Graha Unesa di lingkungan kampus Lidah Wetan, Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA  - Tingkat kehadiran peserta tes sistem Computer Assisted Test (CAT) CPNS Pemprov Jatim Tahun 2020 selama 4 hari sejak 8 – 11 Februari tercatat  91 Persen.

Tes tersebut diselenggarakan di Graha Unesa Lidah Kulon Kecamatan Lakarsantri Surabaya.

"Selama empat hari tersebut, jumlah peserta yang hadir 9.783 orang dan 1.017 peserta tidak hadir. Jumlah kehadiran tersebut sudah cukup tinggi dan hampir sama dengan tes tahun lalu," kata Kepala BKD Jatim, Nurcholis saat dikonfirmasi Reporter Jatim Newsroom, Rabu (12/2).

Untuk tingkat kehadiran peserta tes pada hari kelima Rabu (12/2/2020), kata dia, masih terus didata. "Untuk daftar kehadiran peserta hari kelima ini belum final, karena tes sesi kelima digelar sampai sore ini," jelasnya.

Menurut Nurcholis, persaingan peserta tes CPNS Pemprov Jatim tahun ini berlangsung cukup ketat. Satu formasi CPNS harus diperebutkan oleh 30 orang peserta.

Jumlah peserta yang lolos seleksi administratif dan mengikuti tes kompetensi dasar menggunakan sistem CAT tercatat 54.600 peserta. Sedangkan formasi yang dibutuhkan 1.817 orang.

Namun demikian, dari pantauan JNR, animo peserta tes CAT cukup tinggi.

Tes dilakukan selama 19 hari terhitung mulai tanggal 8-26 Februari 2020.

Di hari pertama, tes digelar sebanyak tiga sesi dan hari kedua hingga hari terakhir nanti digelar sebanyak lima sesi. Tiap sesi tes CAT diikuti 600 peserta.

“Dibandingkan dengan tes di daerah lain, Provinsi Jatim ini peminatnya paling banyak," ujar Nurcholis.

Transparan dan Banyak Doa

Sementara itu, terkait transparansi pelaksanaan tes, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jatim, Benny Sampirwanto mengatakan, telah berjalan dengan baik.

Di mana semua pihak bisa langsung melihat hasil tesnya secara real time. Transparansi ini juga sebagai perwujudan Program Nawa Bhakti Satya Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, yakni Jatim Amanah.

"Pada poin Nawa Bhakti Bhakti kedelapan yakni Jatim Amanah, Pemprov Jatim menegaskan penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, efektif, dan anti korupsi dengan berbasis IT,” pungkas Benny. 

Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved