Berita Malang Raya

Pria 40 Tahun Asal Blimbing Malang Ditemukan Ketua RT Meninggal di Rumahnya, Diduga Gara-gara Ini

Tak berselang lama, petugas kemudian datang mengamankan lokasi kejadian dan segera mengevakuasi jenazah menuju ke RSSA.

Pria 40 Tahun Asal Blimbing Malang Ditemukan Ketua RT Meninggal di Rumahnya, Diduga Gara-gara Ini
tribun jatim/kukuh kurniawan
Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP di lokasi penemuan jenazah di Jalan Hamid Rusdi Gang 1 No.28 RT 04 RW 10 Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang 

SURYA.co.id | MALANG - Ery Yulianto (40), warga Jalan Hamid Rusdi Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing Kota Malang ditemukan meninggal dunuia di rumahnya, Rabu (12/2/2020).

Ketua RT Adang Hermana menuturkan awal mula penemuan jenazah tersebut.

"Saat itu sekitar pukul 07.15, budhenya yang tinggal serumah meminta tolong kepada saya. Mereka hendak kke salah satu rumah saudara di daerah Purwosari, Pasuruan. Namun budhenya tersebut sudah berangkat duluan naik ojek online," ujarnya, Rabu (12/2/2020).

Ia menjelaskan, budhe korban meminta tolong untuk mengecek korban yang masih ada di dalam rumah.

"Saya pun datang ke rumahnya sekitar pukul 07.30 wib dan mengecek kondisi korban. Karena budhenya telah memesan ojek online untuk menjemput korban," tambahnya.

Pada saat itulah, dirinya telah menemukan korban telah meninggal dunia di atas kasur.

"Saya lihat kondisinya sudah seperti meninggal dunia. Dan saya sempat mengecek urat nadinya, ternyata tidak ada denyut nadi sama sekali. Kemudian ia langsung menghubungi pihak Babinsa serta Polsek Blimbing," jelasnya.

Tak berselang lama, petugas kemudian datang mengamankan lokasi kejadian dan segera mengevakuasi jenazah menuju ke RSSA.

Sementara itu, Kapolsek Blimbing, Kompol Hery Widodo menerangkan, diduga korban meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya.

"Dari olah TKP, tidak ditemukan tanda tanda kekerasan baik pada tubuh korban dan di lokasi kejadian. Dan menurut penuturan saksi di lokasi kejadian, korban diketahui memiliki riwayat penyakit diabetes," terangnya.

Saat ini pihaknya telah menghubungi keluarga korban untuk meminta persetujuan visum et repertum. (Kukuh Kurniawan)

Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved