Berita Trenggalek

Lari Menjelajahi Hutan Durian Terluas di Dunia dalam Durio Forest Run di Trenggalek

Pencinta olahraga lari dan buah durian wajib bersiap-siap mengikuti even yang digelar Pemkab Trenggalek, Durio Forest Run

Lari Menjelajahi Hutan Durian Terluas di Dunia dalam Durio Forest Run di Trenggalek
SURYA.co.id/Aflahul Abidin
Kawasan hutan durian terluas di Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, yang akan menjadi lokasi Durio Forest Run pada Maret mendatang. 

SURYA.co.id  | TRENGGALEK - Pencinta olahraga lari dan buah durian wajib bersiap-siap mengikuti even yang digelar Pemkab Trenggalek, Durio Forest Run pada Maret mendatang.

Acara itu salah satunya berisi lari jelajah hutan durian terluas di dunia yang berada di Kecamatan Watulimo, Trenggalek. Luas kawasan hutan yang ada di kabupaten itu sekitar 700 hektare.

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menjelaskan, Durio Forest Run adalah salah satu bagian dari Satusfest 2020.

Satusfest adalah seratus even yang ditargetkan digelar sepanjang 2020 di Kabupaten Trenggalek.

Menurutnya, Durio Forest Run adalah festival unggulan yang akan digelar pada Maret mendatang.

"Salah satu kegiatannya, lari di dalam hutan durian. Ditutup dengan pesta durian," kata pria yang akrab disapa Mas Ipin itu, Rabu (12/2/2020).

Menurut rencana, Durio Forest Run akan digelar pada 22 Maret mendatang.

Ada dua rute yang disiapkan, yakni 8 kilometer (km) untuk umum dan 3 km untuk rute keluarga. Setelah lari-lari, peserta yang ikut bisa menikmati pesta durian.

Juga ada sedekah durian dari petani yang ada di kawasan tersebut. Acara itu bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat luar dan dalam Trenggalek.

"Bisa makan durian sepuasnya? tentu bisa karena bertepatan dengan Festival Durian di Desa Wisata Duren Sari," imbuh Mas Ipin.

Sehari sebelumnya, festival juga akan diisi tari klasik dan pertunjukan akustik di Goa Lowo yang juga berada di kawasan Kecamatan Watulimo.

Goa ini disebut-sebut sebagai goa terpanjang se-Asia Tenggara.

"Jadi eksotisme Goa Lowo dinikmati bisa dinikmati malam hari. Ada makan-makan malam ringan juga khas Trenggalek," tuturnya.

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved