Pemprov Jatim

Jatim Agro Kontribusi 3 Besar, Per November 2019 Sumbang 12,19 % dari Total PDRB Jatim Rp 1.753,77 T

Jatim Agro menjadi salah satu program unggulan dari sembilan program yang dituangkan lewat Nawa Bhakti Satya oleh Gubernur Khofifah.

Jatim Agro Kontribusi 3 Besar, Per November 2019 Sumbang 12,19 % dari Total PDRB Jatim Rp 1.753,77 T
foto: humas pemprov jatim
JATIM AGRO – Melalui program Jatim Agro, Gubernur Khofifah Indar Parawansa bersama Wagub Emil Elestianto Dardak bertekad memajukan pertanian, peternakan, perikanan darat dan laut, kehutanan, dan perkebunan yang diharapkan dapat menyejahterakan petani dan nelayan di Jatim. Gubernur Khofifah saat melihat langsung geliat sektor peternakan. 

JATIM Agro menjadi salah satu program unggulan dari sembilan program yang dituangkan lewat Nawa Bhakti Satya oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Wagub Emil Elestianto Dardak.

Program yang digagas kedua pemimpin Jatim itu merupakan program khusus untuk memajukan sektor pertanian, peternakan, perikanan darat dan laut, kehutanan, dan perkebunan yang diharapkan dapat menyejahterakan para petani dan nelayan di Jatim.

Dan itu terbukti. Di sektor pertanian, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) per November 2019, menyumbang urutan ketiga terbesar yakni 12,19 % dari total PDRB Jatim per triwulan III-2019 yang mencapai Rp 1.753,77 triliun. Posisi tersebut di bawah sektor industri dan perdagangan.

Jatim memiliki potensi luar biasa di bidang pangan. Berkat potensi itu , Jatim dikenal sebagai lumbung pangan nasional. Jatim mampu menyokong kebutuhan logistik untuk 16 provinsi lain di Indonesia.

Tak berlebihan bila Jatim dianggap sebagai tulang punggung logistik Indonesia.

Sektor pertanian dan peternakan mampu berkontribusi untuk mewujudkan swasembada pangan nasional.
Selama 2019, peternakan Jatim menempati peringkat pertama dalam konstelasi nasional.

Hal ini dibuktikan dengan berbagai capaian antara lain 51 persen populasi sapi perah nasional atau setara dengan 278.930 ekor sapi di Jatim.

Produksi daging sapi menyumbang 20 % kebutuhan daging sapi nasional atau sekitar 575.577 ton daging sapi, sehingga surplus 374.389 ton. Sedang untuk produksi susu sapi mencapai 57 % atau 543.549 ton.

Apalagi populasi ayam di Jatim saat ini mencapai 28 % atau 50.539.430 ekor dari populasi ayam nasional, dan produksi telur ayam Jatim berhasil menembus 29 % atau 520.984 ton.

Demi menjaga dan meningkatkan sektor peternakan, Pemprov Jatim melalui kebijakan Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Dardak menjalankan program inseminasi buatan sejuta lebih anakan sapi (Intan Selaksa).

Halaman
1234
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved