Berita Tulungagung

Dugaan Korupsi Dana Hibah Sapi di Tulungagung Sudah P21, Penyidik Tinggal Menunggu Ini

Sejauh ini penyidik hanya menetapkan satu tersangka, dengan inisial DWK (31), warga Desa Karangrejo, Kecamatan Boyolangu.

Dugaan Korupsi Dana Hibah Sapi di Tulungagung Sudah P21, Penyidik Tinggal Menunggu Ini
surya.co.id/david yohannes
Foto ilustrasi, sapi-sapi yang dijual di pasar hewan Beji, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Dugaan korupsi Bantuan Sosial (Bansos) Pemprov Jatim 2017 di Kabupaten Tulungagung memasuki babak baru.

Berkas perkara penyidik Unit Tipikor, Satreskrim Polres Tulungagung sudah dinyatakan lengkap atau P21.

Sejauh ini penyidik hanya menetapkan satu tersangka, dengan inisial DWK (31), warga Desa Karangrejo, Kecamatan Boyolangu.

“Kami tidak melakukan penahanan tersangka, karena tersangka sangat kooperatif selama penyidikan,” terang Kasat Reskrim Polres Tulungagung, AKP Hendi Septiadi.

Setelah dinyatakan P21, penyidik tinggal menunggu pelimpahan tahap dua, di mana tersangka dan barang bukti diserahkan ke Kejaksaan.

Dari hasil audit yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP), terjari kerugian total (total loss) dalam kasus ini.

Dana yang disalurkan lewat Dinas Peternakan Provinsi sebesar Rp 100 juta, seharusnya dibelikan lima ekor sapi.

Namun realisasinya, tidak ada pembelian seekor pun sapi dari dana itu.

Sebelumnya polisi memetakan 21 titik penyaluran bantuan dari sumber dana yang sama.

Namun baru penyaluran di Desa Karangrejo, Kecamatan Boyolangu yang diduga ada korupsi di dalamnya.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved