Grahadi

Pemprov Jatim

Di Hadapan Kader PKK Pujon Kidul, Arumi Ingatkan Pentingnya Ketepatan Pencatatan Kasus Stunting

Terkait penekanan angka kematian ibu dan bayi, Arumi menjelaskan, Kader PKK terus melakukan pendampingan bagi ibu hamil terutama yang berisiko tinggi.

Di Hadapan Kader PKK Pujon Kidul, Arumi Ingatkan Pentingnya Ketepatan Pencatatan Kasus Stunting
Humas Pemprov Jatim
Ketua TP PKK Jatim, Arumi Bachsin Emil Elestianto Dardak saat Monitoring Evaluasi (Monev) Stunting dan Kematian Ibu dan Bayi (KIB) di Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Rabu (12/2/2020). 

SURYA.co.id | MALANG - Upaya Provinsi Jawa Timur dalam menangani stunting terus dilakukan. Berbagai elemen dikerahkan untuk bisa menurunkan angka stunting di Jatim, termasuk Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Jawa Timur yang gencar melakukan langkah-langkah antisipatif dalam menangani kasus stunting

Kali ini, Ketua TP PKK Provinsi Jatim, Arumi Bachsin Emil Elestianto Dardak melakukan Monitoring Evaluasi (Monev) Stunting dan Kematian Ibu dan Bayi (KIB) di Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Rabu (12/2/2020).

Di hadapan Kader PKK Pujon Kidul, Arumi mengingatkan pentingnya ketepatan dalam pencatatan kasus stunting.

Dengan banyaknya sosialisasi, diharapkan tidak ada kesalahan dalam pencatatan kasus stunting ini.

“Kalau Kader PKK, saya lebih concernnya ke edukasi pasti. Kalau penyuluhan sudah sering dilakukan. Tetapi pencatatannya adalah tugas PKK. Jangan sampai pencatatan itu salah,” kata Istri Wagub Jatim itu. 

Lebih lanjut disampaikannya, tidak semua bayi pendek itu stunting. Perlu dilihat dan paham akan aspek-aspek lainnya terkait bayi stunting ini. Karena itu, Kader PKK harus tepat dalam melakukan pencatatan.

“Kalau misalnya perspektifnya hanya pendek itu adalah stunting, jadi nanti pencatatannya bisa salah. Yang harusnya tidak dicatat jadi dicatat,” tuturnya.

Selain itu, upaya lain yang bisa dilakukan untuk mengatasi stunting di Pujon Kidul ini yaitu pengembangan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). Apalagi cocok dengan kondisi kesuburan lahan di Pujon Kidul. Serta memperhatikan pola asuh, pola makan, pola hidup bersih terutama dalam 1.000 hari pertama kehidupan.

“Dengan kondisi gizi yang baik, bisa menekan dan mengurangi stunting di sini. Harapannya tidak ada lagi stunting di sini dan Jatim,” imbuhnya.

Terkait penekanan angka kematian ibu dan bayi, Arumi menjelaskan, Kader PKK terus melakukan pendampingan bagi ibu hamil terutama yang berisiko tinggi. 

Halaman
12
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved