Banjir yang Menenggelamkan Desa Tempuran Mojokerto Akibat Dam Siphon Tersumbat Sampah

Sepekan Desa Tempuran digenangi air. Warga belum menerima bantuan dari Pemkab Mojokerto. Warga kesulitan air bersih

Banjir yang Menenggelamkan Desa Tempuran Mojokerto Akibat Dam Siphon Tersumbat Sampah
surya/anas miftakhudin
ilustrasi banjir di Mojokerto. Desa Kebangmalang masih terendam air setinggi 30-80 cm setelah diguyur hujan semalam, Selasa (21/4/2015). 

SURYA.CO.ID-SURABAYA- Warga terdampak banjir di Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto akhirnya mendapatkan bantuan paket sembako, Rabu (12/2).

Ada 518 Kepala Keluarga (KK) terdampak mendapat bantuan paket kesehatan keluarga, family kit, paket sandang, peralatan makan dan perlengkapan bayi.

Bantuan tersebut berasal dari BPBD Provinsi Jatim dan BPBD Kabupaten Mojokerto. Bupati Mojokerto Pungkasiadi, turut menyerahkan bantuan itu.

“Perangkat daerah teknis, saya minta untuk selalu proaktif bersinergi dalam penanganan bencana.

Bantuan ini adalah bentuk penjaminan pemenuhan hak masyarakat yang terkena bencana serta pemulihan kondisi  dampak bencana," ujarnya.

Kepala BPBD Kabupaten Mojokerto, M Zaini, menjelaskan dari data prakiraan cuaca BMKG, dapat dilaporkan jika curah hujan bulan Februari-April masih tinggi.

Pihaknya sudah mempersiapkan dua solusi penanganan banjir dalam jangka pendek yakni mengurangi kiriman air dari Sentul dan Pulo.

Membentuk Desa Tempuran sebagai desa tangguh bencana.

Dalam jangka panjang, akan dilakukan normalisasi sungai dan peninggian tanggul yang segera ditangani oleh leading sector dari DPUPR.

"Saya berharap bantuan kepada semua OPD untuk terus mensosialisasikan kepada masyarakat.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Anas Miftakhudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved