Berita Malang Raya

Anak-anak di Kabupaten Malang Bisa Lapor Lewat Aplikasi Jika Jadi Korban Kekerasan

Pemkab Malang meluncurkan aplikasi Android yang dapat dimanfaatkan anak-anak untuk melapor bila menjadi korban kekerasan dan kejahatan

Anak-anak di Kabupaten Malang Bisa Lapor Lewat Aplikasi Jika Jadi Korban Kekerasan
surabaya.tribunnews.com/erwin wicaksono
Para remaja menghadiri peluncuran aplikasi Wadool di Pemkab Malang, Rabu (12/2/2020) 

SURYA.co.id | MALANG - Anak-anak di Kabupaten Malang kini dapat melapor secara mudah jika mendapati adanya tindak kejahatan dan kekerasan, atau bahkan bila mereka menjadi korban kekerasan. 

Pasalnya, Pemerintah Kabupaten Malang meluncurkan aplikasi berbasis android, Wadool (wadah pengaduan on line) DP3A.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kabupaten Malang, Harry Setia Budi menerangkan, aplikasi tersebut dapat dengan mudah diunduh secara gratis di Google Play Store.

"Setelah diunduh melalui smartphone, buka aplikasi. Lalu pengguna harus melakuka regristrasi yang meliputi data diri," kata Harry saat peluncuran aplikasi Wadool DP3A di Pendapa Peringgitan Pemkab Malang, Rabu (11/2/2020).

Harry menambahkan, fitur utama yang bisa dimanfaatkan pengguna adalah fitur pengaduan. Fitur tersebut memiliki 6 kategori kekerasan.

"Ada kategori pengaduan anak meliputi, kekerasan fisik atau KDRT, psikis, seksual, eksploitasi, penelantaran dan lain-lain. Lalu pengguna mengisi form berisi aduan mereka," ujar Harry.

Jika semua data sudah terisi, pengguna tinggal menekan menu kirim.

"Jika ada hal-hal darurat pengguna bisa menghubungi call center melalui nomor, (0341) 346682)," jelas mantan Sekretraris Disnaker Kabupaten Malang itu. 

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved