Berita Tulungagung

Sopir Truk yang Tewaskan Warga Ngantru Tulungagung akhirnya Menyerahkan Diri  

Sepeda motor korban menabrak tiang rambu lalu lintas hingga tercabut dari pondasinya.

Sopir Truk yang Tewaskan Warga Ngantru Tulungagung akhirnya Menyerahkan Diri  
foto:polres tulungagung untuk surya.co.id
Sepeda motor korban menabrak tiang rambu lalu lintas hingga tercabut dari fondasinya, Selasa (11/2/2020). 

SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Tuwaji (61), warga Dusun Besinan RT 1 RW 2, Desa/Kecamatan Ngantru meninggal dunia seusai kecelakaan di Jalan Raya Ngantru, di sebelah utara SMPN 1 Ngantru, Selasa (11/2/2020), pukul 14.00 WIB.

Awalnya kematian Tuwaji diduga karena kasus tabrak lari, karena mobil yang menyenggolnya dari belakang tidak berhenti di lokasi kejadian.

Mobil itu awalnya diidentifikasi saksi di lapangan berjenis box, namun polisi akhirnya memasti mobil itu jenis truk.

Kanit Laka Lantas, Satlantas Polres Tulungagung, Iptu Diyon Fitriyanto mengatakan, sopir truk itu sudah menyerahkan diri.

“Dia menyerahkan diri, bukan kami tangkap. Alasannya karena takut diamuk massa,” terang Diyon, Selasa malam (11/2/2020).

Truk yang menabrak Tuwaji jenis Mitsubishi dengan nomor polisi AG 8798 UZ, dan dikemudikan oleh Anang Setiawan (20).

Dari  hasil pemeriksaan, waga Desa Wonorejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek ini sudah mengantongi SIM A.

Sedangkan Tuwaji juga mengendara Yamaha Vega AG 5014 RBB mengantongi SIM C dan mengenakan helm standar, saat kecelakaan terjadi.

“Keduanya sama-sama melaju dari arah utara ke selatan. Saat di lokasi kejadian, korban bermaksud belok ke kanan,” ungkap Diyon.

Masih menurut Diyon, diduga saat Tuwaji hendak belok ke kanan, dia kurang memperhatikan kendaraan dari arah belakang.

Secara mendadak dia berpindah dari lajur kiri ke lajur tengah, hingga kendaraan di belakangnya tidak bisa menghindar.

Akibatnya truk menyenggol sepeda motor, hingga Tuwaji terjatuh dan meninggal di lokasi kejadian.

“Korban mengalami luka berat di bagian kepala. Kami masih memeriksa sopir truk dan memeriksa para saksi di lapangan,” sambung Diyon.

Saat ini penyidik Unit Laka Lantas masih mendalami semua keterangan saksi dan sopir truk.

Nantinya penyidik akan melakukan gelar perkara, untuk memastikan pihak yang bersalah dalam kejadian.

Penulis: David Yohanes
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved