Berita Gresik
Petrokimia Gresik Kenalkan Pupuk NPK Petro Nitrat upaya Tingkatkan Swasembada Pangan
Direktur Utama Petrokimia Gresik Rahmad Pribadi panen bersama tanaman padi Trisakti demplot) di Desa Lalosabila, Kecamatan Wawotobi. Sultra.
Penulis: Sugiyono | Editor: Parmin
SURYA.co.id | GRESIK - PT Petrokimia Gresik bersama Tiphone Mobile Indonesia dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulawesi Tenggara (Sultra), panen padi perdana di lahan demonstration plot (demplot) di Desa Lalosabila, Kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe, Sultra, Selasa (11/2/2020).
Direktur Utama Petrokimia Gresik Rahmad Pribadi, menyatakan, panen padi ini hasil kerja sama beberapa perusahaan besar. "Untuk kerja sama ini, kami akan mendukung melalui produk pupuk terbaru kami, yaitu NPK Petro Nitrat, dengan dosis 200 kilogram per hektar," kata Rahmad melalui rilis humas PG.
Lebih lanjuta Rahmad mengatakan, NPK Petro Nitrat merupakan pupuk NPK 16-16-16 yang bisa diaplikasikan pada tanaman pangan dan hortikultura. Produk ini dirilis pada tahun 2018 dan telah melewati uji coba. Uji coba ini dilakukan secara mandiri maupun bekerjasama dengan pihak independen, khususnya BPTP di berbagai provinsi.
“Hasilnya, NPK Petro Nitrat berhasil meningkatkan hasil dan kualitas panen berbagai jenis tanaman di berbagai lokasi,” katanya.
Lebih lanjut Rahmad mengatakan, kolaborasi ini dapat mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan produktivitas padi di Indonesia, khususnya di luar Jawa. Sehingga bisa mencapai swasembada pangan nasional.
“Kami sedang menjalankan program transformasi bisnis, salah satunya yaitu meningkatkan kapasitas produk komersil,” imbuhnya.
