Berita Tulungagung

Pengiriman Masker dari TUlungagung ke Hongkong Meningkat Tajam, Waktu Pengiriman Molor 7 Hari

Kelangkaan masker di Hongkong dan Taiwan membuat para pekerja migran asal Tulungagung minta kiriman dari tanah air

david yohanes/surya
Dua kardus besar berisi 4.000 masker dari Bupati Tulungagung untuk pekerja migran di Hongkong. 

Dampak langsung yang dirasakan waktu pengiriman juga molor hingga dua hari.

"Kiriman kami kan menggunakan EMS, rata-rata butuh waktu 4-5 hari. Tapi sekarang bisa 7 hari baru sampai ke negara tujuan," ungkap Yanuar.

Meski dalam kondisi darurat, sampai saat ini belum ada kebijakan khusus untuk mempermudah pengiriman bantuan masker.

Biaya yang dikenakan untuk pengiriman bantuan ini masih normal, seperti harga komersial pada umumnya.

Sebelumnya para pekerja migran asal Indonesia mengeluh karena kesulitan mendapatkan masker.

Jika ada harganya menjadi sangat mahal, sekitar Rp 200.000 per box berisi 50 lembar.

Padahal dalam kondisi normal harga satu box masker hanya Rp 25.000.

Kondisi ini diperburuk karena ada pedagang online yang memanfaatkan situasi.

Mereka memborong barang di apotek dan toko obat, untuk dijual ke Hongkong.

Penulis: David Yohanes
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved