Breaking News:

Berita Tuban

Diduga Serobot Lahan Warga, Mantan Kades di Tuban Dilaporkan

Kasus dugaan penyerobotan tanah terjadi di Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, tuban

Penulis: M. Sudarsono | Editor: irwan sy
m sudarsono/surya
Proses ukur ulang lahan yang diduga diserobot 

SURYA.co.id | TUBAN - Kasus dugaan penyerobotan tanah terjadi di Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak. Pihak yang merasa sebagai korban sekaligus pemilik tanah, Rysa Sunarsih (62), warga Desa Sambonggede, kecamatan setempat, melalui kuasa hukumnya yaitu Franky D Waruwu mengatakan, kliennya memiliki tanah bersertifikat sah seluas 315 M2.

Namun, tanah itu hampir sekitar 90 persen sudah dikuasai orang lain dengan dibuktikan berdirinya bangunan, sehingga sisa 10 persen lahan yang masih kosong.

"Tanah klien kami sudah tidak utuh, tinggal 10 persen. Akhirnya kami laporkan ke Polda Jatim," ujar Franky kepada wartawan, Selasa (11/2/2020).

Franky menjelaskan, terlapor di Polda Jatim yaitu Setyo Budi yang tak lain mantan Kades Tuwiri Wetan.

Sebab, tanah Bu Risa ini sebagian digunakan untuk membangun balai desa, sehingga penyidik Polda Jatim bersama BPN Tuban turun untuk melakukan ukur ulang.

Apakah akan ada terlapor lainnya belum bisa diketahui, karena proses ukur ulang sedang dilakukan.

Nanti hasilnya akan diketahui jika sudah rampung.

"Terlapor eks Kades, hasilnya belum diketahui, karena masih dilakukan ukur ulang untuk mengetahui kebenarannya," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Tuwiri Wetan, Wiji Santoso, menyatakan permasalahan tanah ini ada pada Kades yang dulu masa jabatan 2007-2019.

Wiji tidak mengerti jika di bagian belakang balai desa lama ada tanah Bu Risa, sebab dibangun sebelum dia menjabat.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved