Grahadi

Pemprov Jatim

Di Tengah Mahasiswa Unhas, Gubernur Khofifah Sampaikan Pentingnya Kolaborasi dan Sinergi di Era 4.0

Khofifah Indar Parawansa memberikan kuliah umum di depan ratusan mahasiswa Universitas Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (11/2/2020).

Di Tengah Mahasiswa Unhas, Gubernur Khofifah Sampaikan Pentingnya Kolaborasi dan Sinergi di Era 4.0
SURYA.co.id/Fatimatuz Zahro
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memberikan kuliah umum di depan ratusan mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (11/2/2020). 

SURYA.co.id | MAKASSAR - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memberikan kuliah umum di depan ratusan mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (11/2/2020).

Khofifah memanfaatkan kesempatan ini untuk berbagi cerita pengalamannya sejak kuliah hingga bisa sukses sampai saat ini.

Di kesempatan tersebut Khofifah menyampaikan bahwa saat masih kuliah, dirinya memang sudah aktif di banyak organisasi dan dunia pergerakan. Bahkan dirinya menjadi mahasiswa pertama yang mengenakan jilbab di kampusnya.

Yang tak kalah penting, di samping belajar untuk menimba kapabilitas secara akademik, juga dibutuhkan usaha dalam bentuk doa.

Bahkan ia menyebut 20 persen dari proses pembelajaran yang ia lakukan adalah doa dan riyadhoh (usaha).

"Saya meluangkan 20 persen usaha yang saya lakukan dengan melengkapi dengan doa. Jadi setelah salat malam itu saya menyempatkan diri untuk menghafalkan satu ayat, satu hadist, seperti itu," katanya.

Perempuan yang empat kali menjadi anggota DPR RI ini membagi banyak ceritanya. Ia menjadi inisiator Undang-undang Pengarusutamaan Gender (PUG), hingga menjadi pemrakarsa cashless social protection berupa Program Keluarga Harapan saat menjabat Menteri Sosial.

Lebih dari itu, Khofifah juga memberikan motivasi para mahasiswa di era revolusi industri 4.0 untuk bisa berdaya saing.

"Saat ini kita tidak bisa hanya cerita daya saing lalu titik, berhenti. Tapi harus dilanjutkan dengan kolaborasi dan sinergi. Karena saat ini kita sudah tahu lawan kita, siapa yang kita hadapi. Tapi lawan kita ini besar sekali, nggak bisa kalau tidak bergandengan dan bekerja sama," kata Khofifah.

Karenanya jika kolaborasi dilakukan maka akan tercipta kekuatan yang solid untuk bisa melakukan kerja-kerja konstruktif. Tidak hanya itu, Khofifah juga menekankan tentang pentingnya membangun ekosistem.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved