Berita Tulungagung

4 Orang Jadi Tersangka Pelaku Penyerangan di Bandung yang Memicu Aksi Massa ke Mapolsek

“Tidak menutup kemungkinan jumlah tersangka akan bertambah. Karena kami masih terus kembangkan,” tegas EG Pandia saat konferensi pers.

surabaya.tribunnews.com/david yohanes
Empat tersangka pelemparan di Kecamatan Bandung yang memicu aksi massa 

“Korban ini sudah diidentifikasi oleh kelompok lain yang berseberangan. Saat ada kesempatan, mereka diserang,” sambung EG Pandia.

Korban kedua

Penyidik Satreskrim Polres Tulungagung juga menangkap FR (20), juga warga Desa Gandong.

Sama seperti tiga rekannya, FR juga sudah berstatus tersangka. Di hari yang sama, FR dan kawan-kawannya melempar pasangan suami istri, Ade Wahyu (23) dan Bemby Rohmah (23) asal Desa/Kecamatan Watulimo, kabupaten Trenggalek.

Pasangan suami istri ini sebelumnya juga nonton pertunjukan musik di GOR Lembupeteng. Masih menurut EG Pandia, pasangan suami istri ini ada dalam rombongan dan dikawal polisi. Namun dalam perjalanan, motor yang mereka kendarai bannya bocor.

“Mereka keluar dari rombongan untuk menambalkan ban motornya yang bocor. Saat akan meneruskan perjalanan, mereka diserang dengan lemparan batu,” tutur EG Pandia.

Bemby yang duduk di jok belakang kena lemparan baru di kepala hingga berdarah. Bukan itu saja, ia juga terjatuh dari motor dan membuat tangannya patah tulang. Polisi masih mengejar teman-teman FR yang ikut melakukan penyerangan.

Buntut dari penyerangan ini sempat terjadi aksi massa di depan Mapolsek Bandung, Minggu malam hingga Senin (11/2/2020) dini hari. Para pendekar dari satu perguruan dengan korban menuntut polisi lekas bergerak menangkap para pelaku. Kurang dari 24 jam, polisi menangkap para pelaku.

Mapolsek Bandung Digeruduk Ratusan Orang yang Meminta Polisi Menangkap Pelaku Penganiayaan

Penulis: David Yohanes
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved