Breaking News:

Berita Surabaya

Warga Surabaya Temui Wamen Agraria dan Tata Ruang, Cari Solusi Surat Ijo 

Perkumpulan Penghuji Tanah Surat Ijo Surabaya (P2TSIS) diterima Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang Surya Tjandra di Kantor Kementerian di Jakarta.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Parmin
foto: dok pribadi
Perkumpulan Penghuji Tanah Surat Ijo Surabaya (P2TSIS) saat diterima Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang Surya Tjandra di Kantor Kementerian di Jakarta. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Warga Surabaya yang tergabung dalam Perkumpulan Penghuni Tanah Surat Ijo Surabaya (P2TSIS) menemui Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang.

Mereka diterima khusus di Kementerian Agraria

Dalam pertemuan itu, pihak kementerian sepakat untuk mencarikan solusi terbaik atas masalah klasik surat ijo.

"Sudah ada perkembangan signifikan atas nasib pemegang surat Ijo," kata Ketua Umum P2TSIS Endung Soetrisno, Minggu (9/2/2020.

Inilah babak baru yang menurut para pemegang surat itu adalah tahapan yang menggembirakan. Sebab, warga pemilik surat Ijo yang berjumlah sekitar 48.000 an Persil itu tak lagi sebagai objek.

Endung menyebutkan bahwa dalam pertemuan itu disepakati bahwa kementerian akan menempatkan warga P2TSIS sebagai subjek.

Bukan sebagai objek dalam penyelesaian surat Ijo.

"Kami diminta untuk menunjukkan data terkait surat ijo. Kami ikut menentukan nasib kami. Bukan menerima begitu saja keputusan Pemkot yang memasukkan pemegang surat Ijo sebagai IPT (ijin pemakaian tanah)," tandas Endung. 

Saat ini ada jutaan meter persegi tanah di Surabaya masuk kategori surat Ijo.

Warga sejak sebelum tahun 1970-an bahkan era kemerdekaan sudah menempati tanah negara bebas itu.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved