Lapor Cak

Terkait Sampah Menumpuk di Dukuh Kupang Timur I Surabaya, Ketua RW Sudah Lakukan Pengerukan

Terkait tumpukan sampah di Jalan Dukuh Kupang Timur I Surabaya telah direspons ketua RT dan RW setempat.

Terkait Sampah Menumpuk di Dukuh Kupang Timur I Surabaya, Ketua RW Sudah Lakukan Pengerukan
surya.co.id/christine ayu nurchayanti
SAMPAH RUMAH TANGGA - Tumpukan sampah di Jalan Dukuh Kupang Timur I Surabaya. Sampah-sampah ini tedridi dari bekas bangunan dan sampah rumah tangga. 

SURYA.co.id | SURABAYA -  Terkait tumpukan sampah di Jalan Dukuh Kupang Timur I Surabaya yang meresahkan warga telah direspons ketua RT dan RW setempat.

"Saya sudah mendapat laporan warga dan ini sudah saya teruskan ke kelurahan beberapa kali," kata M Yasid, Ketua RW 9 Kelurahan Pakis Surabaya.

Bahkan, lanjutnya, sudah ada pengerukan sampah setidaknya dua kali. Selain itu juga ada pemasangan spanduk imbauan di sana.

"Kami sudah mengupayakan hal itu. Namun, ternyata masih ada yang buang sampah di sana. Para pembuang sampah itu bukan warga sana, melainkan masyarakat luar," ujar Yasid.

Hal itu terjadi karena kurangnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah di tempatnya.

"Nanti kami konfirmasikan lagi ke pihak kelurahan. Saya mewanti-wanti supaya jangan buang sampah di sana. Kadang malam hari, ada orang lewat, buang sampah di sana," tuturnya.

Titik Suharti, mantan Ketua RT 2 RW 9 Kelurahan Pakis mengatakan, beberapa kali ia mendapatkan aduan warga.

"Saya dapat dari warga, mereka kirim foto orang yang buang sampah. Kami juga sudah melapor ke Pak RW, juga diteruskan ke kelurahan," ungkap Titik.

Sama seperti warga, ia mengatakan, mulai ada penumpukan sampah sejak ada pihak yang membuang bongkahan bekas bangunan.

"Itu sekitar September 2019. Lama-kelamaan, kok orang-orang ikut buang sampah di sini," kata Titik.

Ia berharap, ada tindakan efektif untuk menanggulangi hal itu, seperti dijadikan taman atau pujasera.

"Kalau untuk taman atau pujasera, orang-orang sungkan mau buang sampah," tuturnya.

Ia juga mengamini bahwa tumpukan sampah itu sangat mengganggu warga, terutama baunya.

"Apalagi rumah bagian timur yang dekat dengan area itu. Nah, yang buang sampah sembarangan itu bukan warga kami," pungkasnya.

Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved