Berita Sidoarjo

Sarpong Jual Sabu-sabu di Warung Kopi Sidoarjo

pengedar sabu-sabu yang sudah keluar masuk penjara itu tak tahu bahwa yang sedang ngopi di warung juga ada anggota polisi.

Sarpong Jual Sabu-sabu di Warung Kopi Sidoarjo
protothema.gr
ilustrasi sabu-sabu 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Jika kebanyakan orang ke warung kopi untuk nongkrong atau bermain game, tidak demikian Wawan Irawan alias Sarpong.

Pria 31 tahun asal Desa Desa Kemiri, Kecamatan Sidoarjo Kota ini memanfaatkan warkop untuk berjualan narkoba.

Apes, pengedar sabu-sabu yang sudah keluar masuk penjara itu tak tahu bahwa yang sedang ngopi di warung juga ada anggota polisi. Diapun tertangkap ketika hendak bertransaksi.

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai sopir dump truk itupun harus kembali merasakan pengapnya sel penjara.

"Dia tertangkap saat bertransaksi di warkop di jalan Lingkar Timur Sidoarjo," kata Kasat Reskoba Polresta Sidoarjo, AKP M Indra Nadjib, Senin (10/2/2020).

Dari tangan Sarpong, petugas menyita barang bukti berupa dua paket sabu yang disimpan di sakunya. Barang itu hendak dijual ke pembelinya.

Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku baru membeli sabu dari seorang temannya bernama Alan. Dia transfer uang, kemudian barang diranjau di bawah tiang listrik di Simpang Wage, Sidoarjo.

"Dari situ kemudian saya pulang. Barang saya bagi menjadi tiga paket. Satu paketnya saya pakai," ujar Sarpong saat ditanya penyidik.

Sehari kemudian, dia membawa dua paket sabu ke warkop. Maksudnya, hendak menjual di sana, jika ada teman atau orang lain yang membutuhkan sabu.

Apesnya, baru hendak transaksi, ada polisi di warung kopi. Sarpong pun digelandang petugas.

Diketahui, dia sudah pernah dipenjara dalam kasus serupa. Sarpong divonis hukuman penjara selama empat tahun pada 2011 silam. Dan sekarang, dia harus kembali meringkuk di dalam penjara.

Penulis: M Taufik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved