Viral Media Sosial

Viral di WA, Satu Keluarga Disekap di Apartemen Gunawangsa Surabaya, Polisi Beber Fakta Sebenarnya

Kabar penyekapan satu keluarga di Apartemen Gunawangsa Tidar, Jalan Tidar nomor 350, Tower B Lantai 37 unit 11, Kota Surabaya beredar viral di WA.

dok.surya/kompas.com
Ilustrasi Penyekapan dan Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kabar penyekapan satu keluarga di Apartemen Gunawangsa Tidar, Jalan Tidar nomor 350, Tower B Lantai 37 unit 11, Kota Surabaya beredar viral di media sosial WhatsApp. 

Kabar ini menyebutkan seorang perempuan bernama Novitq Beefong (42) disekap bersama anaknya yang berusian14 tahun dan ibunya yang berusia 82 tahun.

Mendapat kabar viral ini, Polrestabes Surabaya langsung turun tangan. 

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya,AKBP Sudamiran pun langsung terjun ke lokasi apartemen yang dikabarkan menjadi lokasi penyekapan, Jumat (7/2/2020) malam. 

Sudamiran menyebut, perempuan tersebut dikunci dari luar kamar apartemennya. 

Namun, perempuan ini sengaja dikunci dari luar lantaran tidak membayar cicilan apartemen selama enam bulan.

Polisi juga tengah memeriksa saksi dan mendalami unsur penyekapang yang dikabarkan melalui whatsapp oleh perempuan tersebut.

"Sudah kami mintai keterangan 6 orang, masalah pokoknya korban membeli dan menempati kamar di apartemen tersebut sudah 6 bulan menunggak. Untuk unsur yang di laporkan penyekapan masih kami dalami,"singkatnya saat dikonfirmasi, Sabtu (8/2/2020).

Penyekapan anak di kandang Jember 

Sebelumnya, kasus penyekapan terjadi di Jember.  

MI (13), seorang bocah di Kecamatan Sukorambi disekap di dalam kandang ayam rumah orang tuanya dalam keadaan telanjang.

Penyekapan ini terungkap setelah si bocah berhasil kabur. 

"Benar-benar telanjang, tidak pakai baju. Dan yang membuat saya kaget, tangan dan kakinya digorgol," ujar H Baidi, lelaki yang pertama kali didatangi MI.

MI kabur dari kandang ayam pada Sabtu (11/1/2020). Bocah laki-laki itu disekap di kandang ayam rumah pasangan EW (40) dan Ho (40).

EW adalah ayah kandung MI, sedangkan Ho, ibu tirinya.

Hukuman Ayah Tega Telanjangi, Borgol & Sekap Anaknya di Kandang Ayam Jember, Ini Dosa-dosanya!
Hukuman Ayah Tega Telanjangi, Borgol & Sekap Anaknya di Kandang Ayam Jember, Ini Dosa-dosanya! (surya/sri wahyunik)

Rumah itu adalah rumah Ho. Menurut Baidi, baru setahun terakhir keduanya menikah.

MI kadang tinggal di rumah itu, dan kadang di rumah saudaranya di Kecamatan Sumbersari.

"Kemarin kok tiba-tiba sudah di depan kios bensin saya ini dalam kondisi seperti itu," kata Baidi, Minggu (12/1/2020).

Baidi menduga MI bisa kabur setelah meloncati pagar rumah di sebelahnya itu. Padahal tinggi pagar itu sekitar 3 meter.

Dia melompati pagar dalam keadaan telanjang. Jarinya tangannya diborgol.

Saat di kandang ayam, kakinya juga diborgol besi dan diikat memakai tali ban.

"Anak ini pintar. Di kandang ayam itu ada kompor gas, dia membakar tali ban. Borgol besi yang di kaki juga bisa putus meski tidak lepas dari pergelangan kakinya. Entah diapakan," lanjut Baidi.

Bocah itu bisa kabur dari kandang ayam. Dia lantas melompati pagar dan berlari ke rumah Baidi.

FAKTA Lengkap Bocah 13 tahun Diborgol & Ditelanjangi Orangtua di Kandang Ayam, Caranya Kabur Cerdik!
FAKTA Lengkap Bocah 13 tahun Diborgol & Ditelanjangi Orangtua di Kandang Ayam, Caranya Kabur Cerdik! (Ilustrasi via Tribun Timur dan Polsek Sukorambi)

Istri Baidi ketika itu ada di kios bensin depan rumahnya. Sang istri sangat terkejut hingga memanggil Baidi yang ada di halaman rumah.

Baidi tidak sempat banyak bertanya kepada bocah itu. Istri Baidi langsung memberikan baju sang cucu kepada MI.

Setelah tiga kali memberhentikan ojek tidak berhasil, ada seorang warga membonceng bocah itu untuk diantar ke Kantor Sub Koramil Sukorambi.

KRONOLOGI Ibu Muda Surabaya Dibunuh di Hadapan 2 Balitanya, Ciri-ciri Pembunuh Diungkap Sang Bocah

Setelah Risma Cabut Laporan ke Penghinanya, Zikria Dzatil Rencanakan Hal ini untuk Sang Wali Kota

Status Indonesia Bebas Virus Corona Disorot WHO, Masih Banyak Pekerjaan yang Harus Dilakukan

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved