Cerita Pilu Bayi 3,5 Bulan Hidup di Angkot Bersama Ayahnya Karena Tak Kuat Bayar Baby Sister, VIRAL

Kisah pilu bayi perempuan berusia 3,5 tahun di Semarang yang selalu dibawa ayahnya bekerja sebagai sopir angkot karena tak kuat bayar baby sister.

net
Ilustrasi. Cerita Pilu Bayi 3,5 Bulan di Semarang Hidup di Angkot Bersama Ayahnya Karena Tak Kuat Bayar Baby Sister, VIRAL 

SURYA.co.id - Kisah pilu dari seorang bayi perempuan berusia 3,5 tahun di Semarang yang selalu dibawa ayahnya bekerja sebagai sopir angkot karena tak kuat membayar baby sister.

Ibunda si bayi sudah meninggal dunia di usia yang masih muda, 21 tahun.

Bayi perempuan bernama Bilqis Choirun Nisa itu berada di bangku angkot bagian depan di sebelah sang sopir yang tak lain adalah ayah kandungnya, Nurul Mukminin (46).

Hidup di angkot yang menyusuri pekatnya asap kendaraan di jalanan memperngaruhi tumbuh kembang dan kesehatan Bilqis.

Adapun Nurul bekerja sebagai sopir angkot trayek Johar-Mangkang.

Istrinya atau ibunda Bilqis, Ariani Dwi Setyowati (21), telah meninggal pada November 2019 lalu.

"Saya terpaksa mengajak bayi saya bekerja.

Kalau saya tinggal sendirian di rumah tidak mungkin.

Sempat saya titipkan ke tetangga untuk mengasuh Bilqis tapi saya tidak kuat membayar, " kata Nurul Mukminin kepada Tribunjateng.com, Jumat (7/2/2020).

Nurul sudah mengajak bayinya bekerja sekira sebulan ini.

Halaman
123
Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved