Breaking News:

Update Jumlah Korban Terinfeksi Corona Mencapai 27.723, Meninggal 563 & Pasien Sembuh 1128 Orang

Pasien-pasien yang terinfeksi meskipun belum pernah ke China.Virus ini juga terus menyebar ke luar China. Bahkan, sudah tercatat 8 negara

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Adrianus Adhi
Kompas.com
Update Jumlah Korban Terinfeksi Corona Mencapai 27.723, Meninggal 563 & Pasien Sembuh 1128 Orang 

SURYA.co.id - Update terbaru jumlah korban terinfeksi firus corona mencapai 27.723 orang.

Sementara pasien meninggal dunia sudah mencapai 563 orang dan pasien sembuh mencapai 1128 orang.

Melansir Kompas.com berjudul "Update Virus Corona 6 Februari: 27.723 Orang Terinfeksi, 563 Meninggal", dari laporan https://gisanddata.maps.arcgis.com 2019-nCoV Global Cases by Johns Hopkins CSSE jumlah tersebut diupdate pada Kamis (6/2/2020) pukul 10.00 WIB.

Dari laporan tersebut, artinya dalam kurun waktu 24 jam ada tambahan kasus terinfeksi lebih dari 3.000 orang.

Virus ini juga terus menyebar ke luar China. Bahkan, pada kasus-kasus yang dicatat di Singapura, Thailand, Taiwan, Jerman, Vietnam, Jepang, Perancis, dan Amerika Serikat, ada pasien-pasien yang terinfeksi meskipun belum pernah ke China.

Sebelumnya dikabarkan seorang WNI di Singapura dinyatakan positif terinfeksi virus corona Wuhan. Padahal, WNI berjenis kelamin perempuan itu tidak memiliki riwayat perjalanan ke China.

Saat ini, hampir 60 juta orang terkurung di kota-kota China saat para peneliti internasional berlomba untuk mengembangkan vaksin dan menghentikan penyebarannya.

Peta penyebaran virus Corona
Peta penyebaran virus Corona (Kompas.com)

Di laboratorium Inovio di San Diego, ilmuwan menggunakan teknologi DNA baru untuk membuat potensi vaksin. Vaksin tersebut diberi nama sementara "INO-4800" dan rencananya akan diuji coba kepada manusia pada musim panas tahun ini.

"Saat China menyediakan rangkaian DNA virus ini, kami bisa memeriksanya di komputer kami dan merancang vaksinnya dalam tiga jam," kata Kate Broderick, wakil presiden riset dan pengembangan di Inovio Inovio, seperti dilansir BBC, Senin, (3/2/2020).

Selain itu, University of Queensland dan Moderna Inc di Massachusetts yang bekerjasama bekerja sama dengan US National Institute of Allergy and Infectious Diseases juga mempercepat riset mereka untuk menciptakan vaksin virus corona.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved