Pilbup Kediri 2020

Soal Calon yang Diusung di Pilbup Kediri, PDI Perjuangan Siapkan Kejutan

DPC PDIP Kabupaten Kediri berjanji bakal membuat kejutan dan mengusung bakal calon bupati (bacabup) yang menjadi aspirasi masyarakat.

Soal Calon yang Diusung di Pilbup Kediri, PDI Perjuangan Siapkan Kejutan
surabaya.tribunnews.com/didik mashudi
Budi Sulistiyono, plt Ketua DPC PDIP Kabupaten Kediri 

SURYA.co.id | KEDIRI - Budi Sulistyono, Plt Ketua DPC PDIP Kabupaten Kediri berjanji bakal membuat kejutan menampilkan bakal calon bupati (bacabup) yang menjadi aspirasi masyarakat.

"Tentu nanti bakal ada kejutan calon yang ditampilkan. Menyusul mundurnya Pak Tris (Ir Sutrisno, mantan ketua DPC PDIP) ada yang senang dan ada yang tidak senang," ungkap Budi Sulistyono kepada sejumlah awak media di Kediri, Jumat (7/2/2020).

Meski ditinggal mundur Ir Sutrisno, apapun kondisinya partai harus tetap survive.

"Saya sebagai plt ketua bakal melakukan yang terbaik kepada partai, masyarakat, pemerintahan sehingga apa yang kurang dapat dijawab," jelasnya.

Sementara terkait rekomendasi untuk calon bupati yang telah muncul sejauh ini baru satu untuk bacabup Kabupaten Ngawi yakni Oni dan Antok, saat ini menjadi wakil bupati dan ketua dewan. "Partai-partai di Ngawi sudah hampir sepakat jago tunggal," ungkapnya.

Diharapkan nanti pada tanggal 17 Februari 2020 akan diumumkan kloter kedua bakal calon kepala daerah yang diusung oleh PDIP. "Nanti kabupaten dan kota yang telah siap akan diumumkan," jelasnya.

Namun jika nama calon masih belum diumumkan pada 17 Februari, dimungkinkan bakal diumumkan kloter ketiga pada 23 Maret 2020 menjelang pendaftaran calon ke KPUD.

"Harapan saya sebelum 17 Februari sudah jelas calonnya, siapa dengan siapa," ungkap Budi Sulistyono yang juga Bupati Ngawi.

Dijelaskan ada 4 sistem dalam penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati yang dilakukan PDIP.

Di antaranya, partai membuka pendaftaran mulai DPC, DPD dan DPP PDIP. "Saat ini pendaftaran di DPP PDIP juga masih dibuka, silakan kalau ada yang mau daftar," jelasnya.

Sedangkan upaya lain, partai dapat melakukan penugasan. "Partai dapat melakukan penugasan khusus kepada siapa saja termasuk kader partai terbaik untuk diterjunkan ke daerah," tambahnya.

Sementara terkait dengan belasan pendaftar bacabup ke DPC PDIP saat ini masih dikaji kelayakannya lewat survei. "Ada yang punya nama dan punya duit, tapi ketika disodorkan kepada masyarakat surveinya tidak masuk," ungkapnya.

Budi Sulistyono secara tegas menepis jika ada calon yang mengklaim telah mendapatkan dukungan dan restu dari Ketua Umum DPP PDIP Megawati.

"Itu omong kosong," tegasnya.

Sementara nama Dhito, putera Mensekab Pramono Anung telah menjadi salah satu bahasan di DPP PDIP. Karena banyak kader DPC yang mengusulkan.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved