Berita Jember

Seorang Saksi Kasus Korupsi Pasar Manggisan 2 Kali Mangkir Saat Dipanggil Jaksa

Seorang saksi dalam perkara dugaan korupsi revitalisasi Pasar Manggisan, Jember ternyata dua kali tidak memenuhi panggilan jaksa.

ist
Penyegelan pasar Manggisan di Tulungagung oleh Kejari Jember, Senin (24/6/2019) 

SURYA.co.id | JEMBER - Seorang saksi dalam perkara dugaan korupsi revitalisasi Pasar Manggisan, Jember ternyata dua kali tidak memenuhi panggilan jaksa.

Saksi tersebut adalah bos dari Fariz Nurhidayat, satu orang tersangka dari tiga tersangka perkara tersebut.

Fariz merupakan tim konsultan perencana di proyek revitalisasi pasar tahun 2018 itu. Fariz merupakan karyawan dari sebuah badan usaha. Fariz yang disebut mengerjakan proyek perencanaan Pasar Manggisan. Tetapi rupanya Fariz tidak bekerja sendiri.

Dari informasi yang dihimpun Surya, dia bekerja untuk bos-nya. Bos Fariz ini diindikasikan menerima transferan dana pencairan proyek dari Fariz.

"Seperti yang saya bilang di awal, kami akan kembangkan. Kami memeriksa yang yang terlibat. Untuk orang itu (bos Fariz), sudah kami panggil dua kali tetapi tidak pernah hadir. Pemanggilan ketiga akan dilayangkan," ujar Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Jember Setyo Adhi Wicaksono, Jumat (7/2/2020).

Jaksa tidak mengetahui alasan ketidakhadiran orang tersebut. Adhi menyebut, pihaknya mengetahui keberadaan saksi tersebut.

Bos Fariz ini disebut-sebut memiliki peran penting dalam perencanaan proyek di Pemkab Jember. Bahkan Panitia Angket DPRD Jember juga menemukan nama bos Fariz tersebut yang mengkondisikan perencanaan proyek di Pemkab Jember. Panitia Angket mendapatkan nama orang itu saat mereka meminta keterangan dari Fariz di Lapas Kelas II-A Jember, Kamis (6/2/2020).

Sementara itu, pada Jumat (7/3/2020) jaksa memeriksa tiga orang tersangka revitalisasi Pasar Manggisan. Ketiga orang tersangka itu adalah mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemkab Jember Anas Ma'ruf, konsultan perencana Fariz Nurhidayat, dan rekanan pelaksana proyek Edi Shandi.

Ini merupakan pemeriksaan tersangka untuk pertama kali bagi ketiga orang tersangka itu. "Hari ini pemeriksaan ketiga tersangka. Ini merupakan pemeriksaan pertama untuk mereka dengan status tersangka. Ketiga orang. Mereka didampingi pengacara masing-masing," ujar Adhi.

Seperti diberitakan, Kejari Jember sedang menangani perkara dugaan korupsi revitalisasi Pasar Manggisan. Jaksa menemukan kerugian negara dalam perkara itu sebesar Rp 685 juta.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved