CPNS 2019

Jadwal SKB CPNS 2019, Berikut Peserta yang Bisa Ikut Tes Setelah Dinyatakan Lolos Passing Grade

Setelah melaksanakan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2019, peserta yang dinyatakan lolos passing grade akan lanjut ke tahap selanjutnya.

Penulis: Arum Puspita | Editor: Adrianus Adhi
BKN.go.id
Jadwal SKB CPNS 2019, Berikut Peserta yang Bisa Ikut Tes Setelah Dinyatakan Lolos Passing Grade 

SURYA.co.id - Setelah melaksanakan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2019, peserta yang dinyatakan lolos passing grade akan lanjut ke tahap selanjutnya.

Melansir dari Siaran Pers Badan Kepegawaian Negara ( BKN) nomor 0392/RILIS/BKN/XII/2019, yang dikutip dari Tribun Bogor dalam artikel "Jadwal Tes SKB CPNS 2019 - Tahapan Selanjutnya Setelah Lolos Seleksi Tes SKD, Catat Tanggalnya !", pengumuman hasil SKD dapat dilaksanakan sekira tanggal 22-23 Maret 2020.

Bagi peserta dapat mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) setelah dinyatakan lolos SKD.

SKB rencananya diselenggarakan pada mulai 25 Maret - 10 April 2020.

Namun untuk lolos SKD, pelamar harus bisa mencapai nilai ambang batas atau lebih dikenal dengan sebutan passing grade yang telah ditentukan.

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan RB) Nomor 24 Tahun 2019, berikut rincian passing grade setiap formasi.

Bupati Mojokerto, Pungkasiadi saat memberikan motivasi pada seluruh peserta ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Kabupaten Mojokerto Tahun 2019 yang dihelat di lantai 4 gedung Graha Mojokerto Service City (GMSC), Selasa (4/2/2020) pagi.
Bupati Mojokerto, Pungkasiadi saat memberikan motivasi pada seluruh peserta ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Kabupaten Mojokerto Tahun 2019 yang dihelat di lantai 4 gedung Graha Mojokerto Service City (GMSC), Selasa (4/2/2020) pagi. (Adv)

- Nilai ambang batas SKD CPNS 2019 Tes Karakteristik Pribadi (TKP) yakni 126.

- Nilai ambang batas SKD CPNS 2019 Tes Wawasan Kebangsaan (TKW) yakni 65.

- Nilai ambang batas SKD CPNS 2019 Tes Intelegensia Umum (TIU) yakni 80.

Ambang batas tersebut tidak berlaku untuk formasi khusus, seperti Cum Laude, penyandang disabilitas, putra/putri Papua Barat, dan Diaspora.

Nilai ambang batas bagi lulusan terbaik (Cum Laude). Sedangkan Diaspora yakni 271 dengan nilai TIU paling rendah 85.

Berbeda dengan formasi khusus penyandang distabilitas dengan nilai ambang batas komulatif yakni 260 dengan nilai TIU paling rendah 70.

Bagi Putra/putri Papua dan Papua Barat paling rendah yakni 260 dengan TIU terendah 60.

Nilai ambang batas bagi formasi jabatan Dokter Spesialis, Dokter Gigi Spesialis, Dokter Pendidik Klinis, Dokter, Dokter Gigi, Instruktur Penerbang adalah 271 (dua ratus tujuh puluh satu) dengan nilai TIU 80 (delapan puluh).

Halaman
12
Sumber: Tribun Bogor
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved