Breaking News:

Berita Trenggalek

Pemkab Trenggalek Kaji Ulang Keberadaan Tambak Agar Selaras dengan Sektor Wisata

Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek, Joko Irianto mengatakan keberadaan tambak-tambak tak boleh mengganggu keberadaan sektor wisata.

SURYA.co.id/Aflahul Abidin
Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek, Joko Irianto saat mengunjungi Dinas Perikanan, Kamis (6/2/2020). 

SURYA.co.id | TRENGGALEK - Kabupaten Trenggalek berupaya untuk mengkaji ulang keberadaan tambak udang yang ada di Trenggalek.

Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek, Joko Irianto mengatakan keberadaan tambak-tambak tak boleh mengganggu keberadaan sektor wisata.

Sebab, wisata menjadi salah satu fokus utama pengembangan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

"Keberadaan tambak harus bisa mendukung sektor pariwisata," ungkap Joko, saat berada di Dinas Perikanan Kabupaten Trenggalek, Kamis (6/2/2020).

Joko menyebut, pihaknya tak melarang pengembangan sektor lain. Namun, sektor-sektor yang ada harus bisa berjalan seiring dengan dunia pariwisata.

"Bagaimana agar sesuai dengan tata ruang. Kelayakannya, pengelolaan limbahnya dan yang lain," ujarnya.

Fokus pada pariwisata bukan tanpa alasan, Joko menambahkan, pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) akan berdampak positif pada sektor itu. Maka, pemda juga harus mendorong.

"Kita punya pantai sepanjang 96 km yang potensinya cukup luar biasa," imbuhnya.

Di Trenggalek, tambah dia, area yang berdekatan dengan Pantai Selatan punya peluang untuk jadi area tambak.

"Makanya Dinas Perikanan saya minta untuk ikut menata. Sehingga nanti antara pariwisata dengan tambak ini tidak berbenturan," ungkapnya.

Menanggapi itu, Kepala Dinas Perikanan, Cusi Kurniawati mengatakan pihaknya akan melihat kesesuaiannya dalam pemberian izin tambak dengan tata ruang.

"Terus yang terpenting lagi, bagaimana dia mengelola Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL). Setiap tambak harus memiliki IPAL," ujar Cusi.

Ia juga mendorong setiap tambak untuk mengurus Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan (SPPL).

"Bila ini sudah clear, kita akan permudah sehingga benar-benar legal dan air yang dilepas sudah baku mutu tidak mencemari lingkungan," pungkasnya.

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved