Berita Malang Raya

Pemilik Kos di Malang Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar. Apa Sebabnya?

Hari Sulaiman (52) ditemukan tewas di kamar rumahnya di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kota Malang. Apa penyebab kematian pemilik kos itu?

Pemilik Kos di Malang Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar. Apa Sebabnya?
tribun jatim/kukuh kurniawan
Rumah kos tempat ditemukannya Hari yang sudah tak bernyawa. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

SURYA.co.id | MALANG - Hari Sulaiman (52) ditemukan tewas di kamar rumahnya di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kelurahan Samaan, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Kamis (6/2/2020).

Kata Nugroho Agus Wijanarko, ketua RT setempat, tewasnya Hari pertama kali ditemukan oleh anak kos yang tinggal di belakang rumah Hari. 

"Jadi korban ini punya usaha kos. Sekitar pukul 08.30, salah satu anak kos mau keluar dan tiba tiba terdengar suara ngorok cukup keras dari kamar korban. Dan anak kos itu curiga karena biasanya sekitar jam tersebut, korban sudah berada di teras rumah namun saat itu keadaannya semua tertutup," ujarnya, Kamis (6/2/2020).

Akhirnya anak kos itu melaporkan kejadian tersebut kepada ketua RT dan ketua RW serta ke beberapa warga sekitar.

"Sekitar pukul 09.00, saat kami datang, korban sudah tidak mengeluarkan suara ngoroknya. Kami pun curiga dan lalu berusaha masuk melalui pintu depan rumah korban namun sayangnya terkunci. Akhirnya kami berinisiatif mengintip dengan membuka pintu jendela, dan ternyata benar korban sudah terlentang meninggal dunia di lantai dekat dengan tempat tidurnya," jelasnya.

Setelah itu, pihaknya kemudian langsung melaporkan hal itu kepada pihak kepolisian.

Sementara itu, Kapolsek Klojen, Kompol Budi Harianto membenarkan kejadian tersebut.

"Iya memang benar, kami mendapat laporan dari warga sekitar pukul 09.00 terkait kejadian tersebut. Setelah mendapat laporan itu, petugas segera meluncur ke lokasi kejadian," jelasnya.

Usai berhasil membuka pintu rumah, jenazah kemudian segera dievakuasi ke Rumah Sakit Saiful Anwar.

Dari hasil pemeriksaan, diduga korban meninggal dunia karena penyakit yang dideritanya.

"Tidak ditemukan tanda tanda kekerasan di tubuh korban. Diduga korban meninggal dunia karena mengalami serangan jantung. Pihak keluarga juga sudah kita hubungi," pungkasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved