Breaking News:

Kapal Perang China Pernah Masuk ke Laut Natuna Utara, Begini Kehebatan Frigate 054A Milik Tiongkok

Tak hanya kapal ikan dan coast guard, laut Natuna ternyata juga pernah dimasuki kapal perang China kelas Frigate 054A.

Youtube
Ilustrasi: Kapal Perang China Pernah Masuk ke Laut Natuna Utara, Begini Kehebatan Frigate 054A Milik Tiongkok 

Untuk persenjataannya, Jiangkai Class sudah dibekali misil pertahanan udara HQ-16 dengan 32 peluncur rel vertikal untuk menangkis serang rudal musuh.

Ia juga dibekali roket anti kapal selam Yu-8, Naval Gun 76 mm jenis PJ26, Close In Weapon System (CIWS) Type 730, torpedo Yu-7, Torpedo Type 87, hingga dapat didarati helikopter maritim Harbin Z-9C.

Yang paling menarik dan mengerikan dari Jiangkai Class adalah dicangkokannya rudal subsonic YJ-83J misil (Kode NATO : CSS-N-8 Saccade) buatan China Aerospace Science and Industry Corporation.

Versi ekspor dari rudal anti kapal ini bernama C-802.

YJ-83J dapat melesat secepat 0.9 Mach dan mampu menghantam target sejauh 120-200 km.

Bahkan rudal ini sudah mendapat cap Battle proven dimana Hezbollah Lebanon menghantam korvet Israel yakni INS Hanit yang menyebabkan kapal perang itu rusak parah.

Selain digunakan oleh China, YJ-83J juga dipakai oleh militer Aljazair, Bangladesh, Iran, Yaman, Pakistan dan Myanmar.

Masih melansir dari laman resmi Puspenerbal, kapal coast guard China tampak berseliweran di ZEE Indonesia pada 29 Januari 2020 lalu.

Bahkan, 4 kapal pemerintah Vietnam masih terdeteksi berjajar, memagari sepanjang batas landas kontinen Indonesia-Vietnam.

Sementara itu, satu buah kapal Coast Guard Cina masih ditemukan berkeliaran di ZEE Indonesia.

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved