Berita Surabaya

Dishub Surabaya Resmi Lakukan Rekayasa Lalin di Jalan Wali Kota Mustajab, Ini Tiga Tujuan Utamanya

Terdapat tiga tujuan utama pemberlakuan rekayasa lalu lintas menjadi satu arah di kawasan Ondomohen, Jalan Wali Kota Mustajab, Surabaya.

SURYA.co.id/Ahmad Zaimul Haq
Petugas saat mengatur lalu lintas di Jalan Wali Kota Mustajab, Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Terdapat tiga tujuan utama pemberlakuan rekayasa lalu lintas menjadi satu arah di kawasan Ondomohen, Jalan Wali Kota Mustajab, Surabaya.

Sebagaimana diketahui, Dishub Surabaya telah mulai memberlakukan rekayasa lalu lintas di kawasan tersebut sejak Rabu (5/2/2020) kemarin.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad mengatakan pihaknya ingin mencapai tiga tujuan utama dari rekayasa lalin tersebut.

"Pertama tujuannya untuk mengurai kemacetan," kata Irvan.

Kawasan Ondomohen memang sibuk dengan aktivitas perdagangan dan parkir.

Sehingga menurut Irvan, rekayasa lalin itu diharapkan dapat mengurangi crowded di kawasan tersebut.

Selain itu, Irvan mengatakan, tujuan selanjutnya adalah untuk mengurangi resiko kecelakaan lalu lintas.

Sebab, kata Irvan, dengan model persimpangan dari arah Jalan Jakgung Suprapto yang semula bisa belok kanan ke arah Ondomohen tak jarang terjadi kecelakaan lalu lintas.

"Maupun dari Yos Sudarso juga belok kanan ke Jakgung," tambah Irvan.

Sedangkan tujuan yang ketiga, kata Irvan, pihak Pemkot Surabaya ingin mengoptimalkan banyak jalan yang semula sepi dan jarang dilintasi.

Artinya, ketika diberlakukan rekayasa lalu lintas di kawasan Ondomohen menjadi satu arah barat ke timur, Jalan Ketabang Kali serta Jalan Wuni akan dilintasi pengendara.

"Dengan rekayasa jalan satu arah ini, jalan itu akan lebih hidup," terang Irvan.

Meski begitu, Irvan mengatakan, pihaknya masih akan melakukan evaluasi selama sepekan ke depan.

"Tentu ada penyesuaian-penyesuaian baik rambu marka kemudian sosialisasi petugas, nanti bisa ada evaluasi di minggu depan," pungkas Irvan.

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved