Berita Tuban

PT Semen Indonesia Gandeng Unirow Tuban untuk Proyek Reklamasi Bekas Tambang

PT Semen Indonesia menggandeng Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban untuk melakukan kajian dan penelitian terkait reklamasi lahan bekas tambang

PT Semen Indonesia
Pejabat PT Semen Indonesia bersama Rektor Unirow mengecek lokasi bekas tambang di Tuban yang akan direklamasi 

SURYA.co.id | TUBAN - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk menggandeng Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban untuk melakukan kajian dan penelitian terkait reklamasi lahan bekas tambang. Perusahaan Semen plat merah ini berupaya untuk memperbaiki alam, agar lebih baik setelah kegiatan operasional tambang dilakukan.

"Kami gandeng Unirow untuk melakukan kajian dan penelitian, terkait inovasi reklamasi lahan bahan bekas tambang batu kapur," kata Manager of Land Reclamation Semen Indonesia, Joko Purnomo, Rabu (5/2/2020).

Menurutnya, yang melatarbelakangi inovasi ini adalah keterbatasan top soil atau tanah pucuk di area tambang batu kapur. Metode teknis reklamasi yang biasa sudah dilakukan dengan cara penebaran tanah pucuk atau top soil dengan ketebalan 30 cm.

Unirow bersama tim reklamasi Semen Indonesia Pabrik Tuban melakukan inovasi reklamasi sistem alur.

Selain itu, juga melakukan kajian dan penelitian yang komprehensif terkait efektifitas dan efisiensi teknis reklamasi.

"Metode ini membutuhkan volume top soil yang banyak dan biaya yang besar, teknis reklamasi sistem alur ini dengan membuat lubang tanam berbentuk alur memanjang seperti paritan dengan dimensi tertentu," terangnya.

Sementara itu, Rektor Unirow Tuban, Prof Dr Supriana Dian Nurtjahyani MKes, menuturkan pihaknya telah bekerja sama dengan Semen Indonesia sudah sejak 2018 lalu.

Untuk tahun 2020 ini Unirow melakukan penelitian dan observasi pada lahan batu kapur pasca tambang Semen Indonesia seluas kurang lebih 8 hektare.

Lahan tersebut akan dilakukan reklamasi sistem alur dengan tanaman pohon jati dan rimba campuran.

"Kegiatan ini kita lakukan untuk inovasi, cara yang paling efektif dalam reklamasi lahan pasca tambang batu kapur. Selain itu, juga sebagai media pembelajaran bagi para mahasiswa," tandas Supriana.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved