Berita Surabaya

PNS Dindik Kota Pasuruan Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Rehab SDN Gentong yang Akhirnya Ambruk

Seorang PNS Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Pasuruan ditetapkan sebagai tersangka atas kasus tindak pidana korupsi ambruknya atap SDN Gentong

surya.co.id/galih lintartika
Atap SDN Gentong Kota Pasuruan yang ambruk dan tewaskan dua orang, Selasa (5/11/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Seorang PNS Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Pasuruan ditetapkan sebagai tersangka atas kasus tindak pidana korupsi ambruknya atap SDN Gentong. Tersangka merupakan seorang pria berinsial MR (42).

MR ditetapkan sebagai tersangka, karena menjadi pejabat pembuat komitmen (PPK) dalam proyek peremajaan bangunan sekolah tersebut pada tahun 2012 silam. MR dikenai Pasal 3 dan pasal 9 UU No. 20/2001 tentang perubahan atas UU. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Menurut Direktur Ditreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, penetapan status tersangka itu didasarkan sejumlah alat bukti. Hasil keterangan dari MR saat diperiksa sebagai saksi pasca ambruknya atap sekolahan tersebut pada Selasa (5/11/2019) silam.

"Yang bersangkutan pada saat itu menjabat sebagai PPK dalam proyek rehab berat SDN Gentong Pasuruan," ujarnya dikonfirmasi awak media, Rabu (5/2/2020).

Kendati telah berstatus sebagai tersangka, penyidik tidak menahan MR.

Pasalnya, berstatus sebagai ASN dan tidak akan melarikan diri.

"Dia tidak melarikan diri, tidak menghilangkan barang bukti dan atau tidak mengulangi tindak pidana," tuturnya.

Kendati begitu, ungkap Gidion, MR dikenai wajib lapor; dua kali dalam sepekan.

"Kami kenakan wajib lapor seminggu dua kali," pungkasnya.

Sebelumnya, sejumlah penyidik Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Jatim melakukan penggeledahan di dalam Kantor Dinas Pendidikan Kota Pasuruan, Senin, (9/12/2019) silam.

Halaman
12
Penulis: Luhur Pambudi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved