Berita Surabaya

Mahasiswa Untag Surabaya Olah Big Data untuk Data Inventory Perusahaan

Iwan Efendi pun menciptakan sebuah Sistem Informasi Inventory menggunakan metode Framework for Applications of Systems Technology

Mahasiswa Untag Surabaya Olah Big Data untuk Data Inventory Perusahaan
surya.co.id/sulvi sofiana
Mahasiswa Teknik Informatika Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Iwan Efendi menciptakan sebuah Sistem Informasi Inventory menggunakan metode Framework for Applications of Systems Technology atau bisa disebut FAST dengan memanfaatkan big data. 

SURYA co.id | SURABAYA - Pemanfaatan teknologi dengan mengolah big data saat ini menjadi prospek yang menarik saat ini.

Mahasiswa Teknik Informatika Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Iwan Efendi pun menciptakan sebuah Sistem Informasi Inventory menggunakan metode Framework for Applications of Systems Technology atau bisa disebut FAST dengan memanfaatkan big data.

Iwan menerangkan pembuatan sistem tersebut bertujuan untuk mempermudah penginputan dan pengolahan data perusahaan agar meminimalisir kesalahan.

"Karena tidak dipungkiri sebuah perusahaan tidak akan bisa lepas dari berbagai perencanaan dan pengendalian persediaan," urainya.

Sehingga, lanjutnya, pihak perusahaan perlu memberikan perhatian khusus agar bisa memberikan keuntungan untuk menemukan tahap yang seimbang antara biaya perusahaan dan biaya yang dibutuhkan.

Ia juga menjelaskan, FAST adalah sebuah kerangka kerja yang cukup fleksibel untuk berbagai jenis proyek dan strategi.

"FAST sendiri memiliki 8 fase, pertama adalah Definisi Lingkup (Scope Definition) merupakan survei awal, kedua Analisis Masalah (Problem Analysis), ketiga Analisis Kebutuhan (Requirements Analysis), keempat adalah Desain Logis (Logical Design), kelima Analisis Keputusan (Descision Analysis), keenam Desain Dan Integrasi Fisik (Physical Design), ketujuh Konstruksi Dan Pengujian (Constraction And Testing), dan terakhir Instalasi Dan Pengiriman (Installation And Delivery),’’ ujarnya.

Mahasiswa asal Surabaya itu mengaku, awal pembuatan sistem inventory itu dapat arahan dari dosen pembimbingnya untuk menggunakan metode FAST. Karena penggunakan metode tersebut dirasa akan lebih tepat.

Dosen pembimbing Iwan, Supangat mengungkapkan keunggulan menggunakan metode FAST ini dapat merincikan apa saja kebutuhan dari user untuk dimasukkan ke program, sehingga lebih mempermudah pengguna sistem.

Selain itu, Iwan berencana akan menerapkan sistem informasi buatannya secara perdana di perusahaan tempatnya kerja sendiri.

Karena sampai saat ini untuk tahap uji coba masih dalam proses percobaan.

‘’Harapannya aplikasi ini dapat mempermudah kinerja dari karyawan yang awalnya belum tersistem menjadi tersistem semua,’’pungkasnya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved