Berita Gresik

4 FAKTA Penculikan Bocah 9 Tahun di Gresik, Berawal dari Aplikasi MiChat hingga Desakan Ekonomi

4 FAKTA Penculikan Bocah 9 Tahun di Gresik, Berawal dari Aplikasi MiChat hingga Desakan Ekonomi

4 FAKTA Penculikan Bocah 9 Tahun di Gresik, Berawal dari Aplikasi MiChat hingga Desakan Ekonomi
KOLASE TRIBUN JATIM/WILLY ABRAHAM
4 FAKTA Penculikan Bocah 9 Tahun di Gresik, Berawal dari Aplikasi MiChat hingga Desakan Ekonomi 

SURYA.co.id - Santer diberitakan mengenai kasus penculikan bocah 9 tahun di Gresik, Jawa Timur. 

Kasus penculikan ini menimpa SAW (inisial), warga Dusun Sukorejo, Desa Ngabetan, Kecamatan Cerme.

Kasus penculikan bocah 9 tahun ini baru terbongkar setelah SAW berhasil kabur dengan cara melompat dari mobil pelaku yang tengah melaju. 

Berikut fakta-fakta penculikan bocah 9 tahun di Gresik yang ramai diperbincangkan.

Korban percobaan penculikan di Gresik trauma saat ditemui di rumahnya, Selasa (4/2/2020).
Korban percobaan penculikan di Gresik trauma saat ditemui di rumahnya, Selasa (4/2/2020). (tribun jatim/willy abraham)

1. Beli makanan di warung

Menurut penuturan SAW, kejadian bermula saat itu dia disuruh ayahnya untuk membeli makanan ringan di sebuah warung yang berada dekat dengan rumahnya di Dusun Sukorejo, Desa Ngabetan Kecamatan Cerme, Senin (3/2/2020) pukul 18.00 WIB.

Kebetulan saat itu usai hujan sehingga sepi dan bersamaan waktu Maghrib.

SAW yang berjalan seorang diri berpapasan dengan mobil Daihatsu Sigra warna perak W 1187 EE itu yang dikendarai pelaku.

Usai membeli makanan ringan di kembali pulang ke rumah.

“Jaraknya agak jauh, saya dipanggil dengan cara melambaikan tangan. Saya kira dia minta tolong mobilnya mogok,” ujarnya , Selasa (4/2/2020).

Halaman
1234
Penulis: Arum Puspita
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved