Berita Mojokerto

Stok Bahan Makanan Menipis, Warga Terdampak Banjir di Tempuran Mojokerto Belum Tersentuh Bantuan

Warga yang terdampak banjir di desa Tempuran, kecamatan Sooko, kabupaten Mojokerto, hingga kini belum tersentuh bantuan meski stok pangan kian tipis

Stok Bahan Makanan Menipis, Warga Terdampak Banjir di Tempuran Mojokerto Belum Tersentuh Bantuan
surabaya.tribunnews.com/mohammad romadoni
Banjir di Desa Tempuran Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto, Selasa sore (4/2/2020). 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Warga terdampak banjir di Dusun Bekucuk dan Dusun Tempuran, Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto belum mendapat bantuan bahan makanan.

Padahal, musibah banjir sudah terjadi selama lebih dari tiga hari ini. Terkini, air banjir masih merendam puluhan rumah warga dan area persawahan di desa tersebut, Selasa petang (4/2/2020).

Dion (23) warga Dusun Bekucuk nekad menerjang banjir untuk membeli bahan kebutuhan pokok di pasar Mojokerto.

Terlihat dia menenteng kantong plastik yang berisi bahan pokok dan beberapa ikat sayuran. Mereka mengaku belum mendapat bantuan bahan pokok dari pemerintah setempat.

"Belum ada bantuan ini saya belanja sendiri tapi tadi di sana ada dapur umur," ujarnya.

Ia mengatakan pasokan bahan makanan di rumah semakin menipis.

"Ya masih ada bahan makanan ini belanja lagi," ungkapnya.

Musibah banjir tahun ini cukup parah sehingga menghambat aktivitas warga setempat. Kondiso terakhir air banjir masuk ke dalam rumah warga di perkampungan Dusun Bekucuk.

"Akses jalan juga terendam banjir sudah dua tahun ini terjadi banjir sama parahnya dengan tahun 2019 kemarin," jelasnya. 

Banjir di Tempuran Mojokerto Belum Surut, Aktivitas Warga Terganggu

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved