Berita Magetan

Simpan Sabu 690 Gram, Oknum Sipir Lapas Madiun Diancam Hukuman Mati

BM (49), oknum sipir Lapas Madiun, yang ditangkap Ditres Narkoba Polda Jatim, karena kepemilikan narkoba jenis sabu

Simpan Sabu 690 Gram, Oknum Sipir Lapas Madiun Diancam Hukuman Mati
doni prasetyo/surya
BM (49), oknum sipir Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Madiun, yang berstatus ASN, ini ditangkap Ditres Narkoba Polda Jatim, setelah ditemukan di laci meja rias, sabu seberat 690 gram di rumahnya di Desa Madigondo, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, dilimpahkan dari Kejaksaan Tinggi Jatim ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan, Selasa (4/2/2020). 

SURYA.co.id | MAGETAN - BM (49), oknum sipir Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) klas 1 Madiun, yang ditangkap Ditres Narkoba Polda Jatim, karena kepemilikan narkoba jenis sabu seberat 690 gram itu diancam hukuman mati.

Kasus sipir berstatus ASN itu, dilimpahkan Ditres Narkoba Polda Jatim kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan untuk dilakukan proses hukum dan disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Magetan.

"Kasus ini merupakan keberhasilan Ditres Narkoba Polda Jatim, yang sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim, karena Locus delicti (tempat kejadian tindak pidana) di Magetan, maka kasus itu dilakukan di Magetan," kata Jaksa Pemeriksa kasus narkoba sipir itu, A Gabriel Rante Ubleeuw kepada Surya, Selasa (4/2).

Kasus kepemilikan narkoba jenis sabu hampir 1 kilogram ini berhasil diungkap Ditres Narkoba Polda Jatim saat penggeledahan dirumahnya dan ditemukan narkoba jenis sabu ini dilaci meja rias istrinya.

"Penggeledahan rumah BM, oknum sipir Lapas Madiun ini setelah Polisi mendapat informasi soal BM yang memiliki narkoba jenis sabu di rumahnya. Hal itu diperkuat setelah Polisi mendapati sabu seberat 690 gram dirumahnya itu,"jelas Gabriel.

Dikatakan Gabriel, BM ditangkap Ditreskoba Polda Jatim, Sabtu (12/10-1920) lalu, dan pagi sekitar pukul 07.30 WIB, Polisi berhasil menemukan narkoba jemis sabu ratusan gram dirumahnya itu.

"Kami masih terus mengembangkan kasus ini. Kalau status tersangka BM sesuai pengakuannya dalam kasus kepemilikan 690 gram hanya kurir. Tapi kita lihat saja nanti dipersidangan,"kata Gabriel.

Dalam penggeledahan itu, Polisi selain menyita narkotika jenis sabu sebanyak 690 gram itu, juga disita HP, plastik klip, yang diduga untuk bungkus sabu paket hemat.

"Saat ditangkap total narkoba jenis sabu sebanyak 690 gram, tapi karena sebagian dimusnahkan dan tinggal 12 gram untuk barang bukti (BB) di persidangan, sedang BB lain masih,"katanya.

Jaksa menjerat tersangka BM, Sipir Lapas klas 1, yang tidak bisa menjadi contoh yang baik bagi warga ini dengan pasal Pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) juncto pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

"Tersangka diancam hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar,"tandas Jaksa Gabriel Rante Ubleeuw.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved