Breaking News:

Persebaya Surabaya

Bonita Devi Putri Ningtiyas : Selalu Bangga Melihat Persebaya Surabaya

Dia sering pergi nribun saat Persebaya berkandang di Stadion Gelora 10 Nopember, Tambaksari, Surabaya.

Penulis: Samsul Arifin | Editor: Titis Jati Permata
Foto Koleksi Pribadi Bonita Devi Putri Ningtiyas
Bonita Devi Putri Ningtiyas 

SURYA.co.id | SURABAYA - Lantaran sejak kecil sering diajak orang tua angkatnya nonton Persebaya, membuat Devina Putri Ningtiyas (22) jatuh hati dengan tim Bajul Ijo.

Wanita kelahiran Desember 1996 ini diperkenalkan oleh Tante Mira - orang tua angkatnya tersebut sejak berusia 19 bulan melihat Persebaya.

“Waktu itu saya tanya kepada tante saya, sejak kapan dikenalkan dengan Persebaya, ternyata waktu ada acara halal bi halal di Karanggayam, saat saya baru bisa jalan,” aku wanita yang akrab disapa Devi ini.

Dari kenangan bersama Tante Mira itu, cinta Devi ke Persebaya seakan mendarah daging.

Dia sering pergi nribun saat Persebaya berkandang di Stadion Gelora 10 Nopember, Tambaksari, Surabaya.

Peristiwa menarik yang Devi rasakan saat ricuhnya pertandingan Persebaya vs Arema pada 2010.

“Di luar stadion ricuh lalu oleh tante saya bersama delapan orang keponakannya disuruh sembunyi di warung bakso dekat stadion,” kenang Devi sembari tertawa.

Uniknya, lanjut Devi, Tante Mira malah menghilang.

Lantas dia bersama kerabatnya itu dijaga pria bertato guna melindungi.

“Saya masih ingat kata pria itu Mas Aris namanya Gausa wedi (takut) mbak, katanya,” terang Devi.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved