Berita Banyuwangi

Tes SKD CPNS Pemkab Banyuwangi Diikuti 1.240 Orang. Ini Jadwalnya

Sebanyak 1.240 orang peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Banyuwangi akan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Tes SKD CPNS Pemkab Banyuwangi Diikuti 1.240 Orang. Ini Jadwalnya
surabaya.tribunnews.com/haorrahman
Persiapan peralatan untuk pelaksanaan SKD CPNS Pemkab Banyuwangi. 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Sebanyak 1.240 orang peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Banyuwangi akan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Tes tersebut akan dilakukan di Kantor Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKD) Banyuwangi, mulai 6 Februari 2020 hingga 8 Februari 2020.

Kepala BKD Banyuwangi, Nafiul Huda, mengatakan, total pelamar CPNS Banyuwangi mencapai  1.890 orang. 

Namun, yang berhak maju ke seleksi SKD hanya 1.240 orang, karena telah memenuhi syarat dan dinyatakan lolos seleksi administrasi. Ribuan peserta tersebut akan memperebutkan kuota CPNS Banyuwangi sebanyak 276 orang.

“Dalam SKD tersebut, mereka akan mengikuti seleksi berbasis computer assisted test (CAT). Semua soal dan jawabannya langsung ditulis di komputer, bahkan hasilnya juga bisa langsung dilihat setelah peserta selesai mengerjakan soal. Sangat transparan,” kata Huda.

Huda menjelaskan, tes akan dilaksanakan dengan empat sesi per hari yang masing-masing sesi diikuti 100 peserta. Khusus hari Sabtu, dibagi dalam lima sesi.

“Ujian akan dimulai pada pukul 08.00, khusus Jumat pukul 07.30. Semua akan dilakukan di Kantor BKD,” kata Huda.  

Untuk pelaksanaan SKD, pemkab menyiapkan 106 unit komputer. Selain itu, jaringan nternet dan listrik telah dipersiapkan untuk kelancaran ujian.

“Kami bersama SKPD terkait telah mengecek jaringan dan segala sesuatunya sejak pekan lalu. Selain menyiapkan genset, kami juga telah berkoordinasi dengan PLN untuk memastikan kelancaran listrik. Tinggal menunggu pengecekan terakhir dari BKN yang akan dilakukan, Selasa (4/2),” jelasnya.

Untuk kelancaran ujian, Huda mengimbau agar peserta hadir di lokasi SKD minimal satu jam sebelum ujian digelar. Mereka wajib melakukan pengesahan kartu tanda peserta ujian dan pemberian personal identification number (PIN) registrasi.

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved