Citizen Reporter

SD Kyai Ibrahim Surabaya Belajar Tata Kota, Berkunjung ke Kampung Warna Warni Jodipan, Malang

Berkat kemauan warga dan ide kreatif mahasiswa, kampung disulap menjadi bersih dengan cat tembok berwarna-warni.

Citizen Reporter/Nur Sofiah
SD Kyai Ibrahim Surabaya Belajar Tata Kota, Berkunjung ke Kampung Warna Warni Jodipan, Malang 

Rombongan diantar ke kampung Warna-warni Jodipan dan Tridi.

Dua kampung yang dipisahkan oleh bantaran Sungai Brantas telah menjadi destinasi wisata kini bahkan hingga manca negara.

Dulu, kabarnya dua kampung itu merupakan daerah kumuh.

Berkat kemauan warga dan ide kreatif mahasiswa, kampung disulap menjadi bersih dengan cat tembok berwarna-warni sebagai ciri khasnya. Begitu juga atapnya.

“Pewarnaan tembok dilakukan oleh warga sedangkan atapnya dibantu oleh bapak-bapak TNI,” tutur Sri, warga yang memberikan stiker kepada pengunjung sebagai ganti tiket.

Cukup dengan Rp 3.000, pengunjung bisa berswafoto.

Jembatan kaca menjadi penghubung dua kampung wisata terlihat megah untuk melihat pemandangan sekitarnya.

Jika berlanjut ke kampung Tridi, pengunjung membayar Rp 3.000 lagi dan mendapat gantungan kunci sebagai pengganti tiket.

Literasi budaya dan kewargaaan menjadi tujuan utama pembelajaran kali ini.

Anak-anak mengamati bangunan-bangunan di sekitar alun-alun, termasuk masjid dan fasilitas umum yang tersedia di sana.

Halaman
123
Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Pipit Maulidiya
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved