Breaking News:

Berita Tulungagung

Kantor Pertanahan Tulungagung Antarkan Sertifikat PTSL pada Warga Lanjut Usia dan Sakit

Langkah ini sebagai antisipasi kondisi warga yang tidak memungkinkan untuk datang dan mengambil sertifikat.

Penulis: David Yohanes | Editor: Titis Jati Permata
Foto Kantor Pertanahan Tulungagung
Kepala Kantor Pertanahan Tulungagung, Eko Jauhari saat menemui warga yang sudah tua, untuk mengantarkan sertifikat tanah yang sudah jadi. 

“Kemarin sengaja kami bagi sedikit demi sedikit, untuk memancing warga lain yang belum ikut PTSL. Karena rugi kalau sampai program ini tidak dimanfaatkan,” sambung Eko.

Sementara untuk tahun 2020, Kantor Pertanahan Tulungagung dibebani target 36.000 sertifikat lewat PTSL.

Sedangkan jumlah desa yang ikut turun dari 36 desa di tahun lalu menjadi 22 desa.

Masih menurut Eko, pihaknya memang ingin jumlah desa yang ikut lebih sedikit, agar bisa lebih fokus.

“Lebih baik desanya sedikit, tapi petak tanahnya banyak. Dari pada desanya banyak, tapi yang ikut hanya sedikit,” tegas Eko.

Karena proses pendataan sudah dimulai dari tahun-tahun sebelumnya, sebagian sertifikat hasil PTSL 2020 sudah dibagikan awal mei 2020.

Selain itu Eko optimis, semakin hari antusiasme warga semakin tinggi untuk ikut PTSL.

Sebab semakin banyak bukti, jika program ini memang nyata memberikan sertifikat dengan segala kemudahannya.

“Program ini memudahkan masyarakat, menghindari sengketa kepemilikan, tidak mungkin ada sertifikat ganda dan menata sertifikat lama yang belum menggunakan koordinat,” papar Eko.

Kantor Pertanahan Tulungagung juga aktif melakukan sosialisasi, terutama lewat pertunjukan wayang kulit di desa-desa.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved