Januari 2020, Jawa Timur Alami Inflasi Sebesar 0,50 Persen, Tertinggi Terjadi di Sumenep

Inflasi tersebut terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran.

Januari 2020, Jawa Timur Alami Inflasi Sebesar 0,50 Persen, Tertinggi Terjadi di Sumenep
SURYA.co.id/Fikri Firmansyah
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, Dadang Nardiwan saat memaparkan terkait terjadinya inflasi di Jatim pada Januari 2020, di Kantor BPS Jatim, Jalan Kendangsari Surabaya, Senin (3/1/2020) . 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pada Januari 2020, Jawa Timur mengalami inflasi sebesar 0,50 persen dan tertinggi terjadi di Sumenep.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, Dadang Nardiwan.

Dadang juga mengatakan, dari dari delapan kota IHK di Jawa Timur seluruhnya mengalami inflasi.

"Dari delapan kota IHK di Jawa Timur, seluruhnya mengalami inflasi. lnflasi tertinggi di Sumenep sebesar 0,84 persen dan terendah di Madiun sebesar 0,35 persen," kata Dadang di Kantor BPS Jatim, Jalan Kendangsari Surabaya, Senin (3/1/2020).

Dikatakannya, inflasi tersebut terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran.

"Indeks kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan harga di bulan Januari 2020, di antaranya adalah kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,57 persen, kelompok perumahan, air, listrik serta bahan bakar rumah tangga sebesar 1,03 persen juga kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,15 persen. Selain itu juga dialami hal yang sama pada kelompok kesehatan sebesar 0,50 persen, kelompok pendidikan sebesar 0,01 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,17 persen, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,76 persen," ungkap Dadang.

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved