Breaking News:

Berita Entertainment

Dukungan Inul Daratista & Hotman Paris untuk Nikita Mirzani yang Ditahan Polisi, Singgung Soal Anak

Kabar tentang Nikita Mirzani ditahan kepolisian atas tuduhan penganiayaan memantik dukungan dari Inul Daratistas dan Hotman Paris.

Kolase instagram inul.d dan hotmanparisofficial
Dukungan Inul Daratista & Hotman Paris untuk Nikita Mirzani yang Kini Ditahan Polisi, Singgung Soal Anak 

Hotman juga mempertanyakan sikap Dipo Latief dalam kasus ini, pasalnya menurut hotman permasalahan dalam kasus ini cukup simple.

"Dimana kakek dari anak kecil ini?? Ngak bisa bicara baik baik? Kasusnya amat simple! Please semua pihalk agar bertemu!" lanjutnya.

Tak berhenti di situ, bahkan Hotman Paris siap bertindak sebagai mediator antara dua belah pihak.

Hotman menilai jika kasus ini tetap dilanjutkan akan merugikan baik dari pihak Nikita maupun Dipo Latief.

"Hotman siap jadi mediator demi anak ini! Apakah ada urgensi Nikita harus ngak boleh pulang?!!perkara ini kalau lanjut akan mendapat tanggapan publik yg tdk menguntungkan pihak terkait!"

Mengakhiri sarannya, Hotman Paris berjanji akan bersikap netral jika kelak didapuk sebagai mediator kasus ini.

"Nikita kadang co host hotman! Tapi hotman akan netral saran buat perjanjian perdamaian." tutupnya.

Sementara itu menurut penuturan Fitri Salhuteru, Dipo Latief masih tak terlihat batang hidungnya maupun memberikan komentar.

Sahabat Nikita Mirzani, Fitri Salhuteru, mengungkapkan bahwa hingga saat ini dirinya tak pernah dihubungi oleh Dipo Latief seperti saat pertama kali Nikita Mirzani hamil dan melahirkan.

"Aku nggak tau apa-apa tentang Dipo," "Saya sebenarnya ingin banget kalian cari dia ( Dipo Latief), saya mau tahu komentarnya apa, masak kayak begini aja sembunyi," ungkap Fitri Salhuteru dilansri dari Grid.ID. 

Menurutnya, jika Dipo Latief memilih bungkam, maka terlihat cara lelaki tersebut sebagai ayah memperlakukan anak kandungnya sendiri.

"Kalau memang dari pihak Dipo Latief merasa tidak perlu berkomentar memang sepantasnya seperti itu."

"Dengan Niki dan anaknya ada di sini pun nggak usah komentar lagi, segimana memperlakukan darah dagingnya sendiri," ungkap Fitri Salhuteru.

Kemarahan Nikita Mirzani di Balik Tahanan

Sebelumnya, Nikita Mirzani diketahui mengamuk saat ditahan oleh pihak kepolisian terkait statusnya sebagai tersangka atas kasus dugaan penyaniayaan.

Ia dikabarkan mengamuk karena ingin membawa sang putra Arkana (9 bulan) untuk ikut bersamanya di dalam tahanan.

Dilansir dari Tribun Seleb dalam artikel 'Nikita Mirzani Ngamuk Dalam Tahanan, Minta Bayinya Ikut Dengannya' Kombes Yusri mengatakan Nikita Mirzani ingin anaknya ikut dengannya.

"Di dalam tahanan NM memaksa dengan cara marah marah untuk memperbolehkan anaknya Arkana (sembilan bulan) masuk ke dalam tahanan," ujar Yusri Yunus dalam keterangan tertulis, Jumat.

Sebelum ditangkap, Nikita Mirzani diketahui telah dua kali mangkir dari pemanggilan polisi dengan alasan berbeda.

Panggilan pertama diluncurkan pihak kepolisian pada 2 Januari 2020, tetapi Nikita tidak hadir dengan alasan persiapan umrah.

Hingga akhirnya pihak kepolisian meluncurkan surat panggilan berikutnya pada 7 Januari 2020.

Nikita Mirzani lantas meminta adanya penundaan panggilan yang disampaikannya melalui surat dari kuasa sang kuasa hukum, Fahmi Bachmid pada 30 Desember 2019.

"NM sudah dipanggil sebagai tersangka untuk hadir tanggal Januari 2020, namun tidak hadir dengan alasan persiapan umroh," kata Yusri dilansir dari sumber yang sama.

"NM dipanggil kedua kalinya tanggal 7 Januari 2020, namun tidak hadir dengan alasan melaksanakan umroh," sambungnya.

Kemudian, pada 23 Januari 2020, seorang kurir mengantarkan surat keterangan sakit Nikita, yang dikeluarkan oleh Rumah sakit Brawijaya.

Dalam surat itu, Nikita Mirzani diberi waktu istirahat sampai dengan 30 Januari 2019 (selama tujuh hari).

Nikita Mirzani dijemput paksa karena berkas administrasi penyerahan tersangka dari polisi ke kejaksaan sudah lengkap.

Artis peran Nikita Mirzani diserahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, hari ini, Jumat (31/1/2020).

"Tersangka (Nikita Mirzani) dan barang bukti diserahkan ke Kejaksaan Negeri hari ini dengan nomor (surat penyerahan tersangka) 552/I/2020/Reskrim," ujar Yusri kepada wartawan.

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved