Single Focus

Di Coworking Space Bisa Sharing Pelatihan hingga Mencarikan Modal

Jika perpusatakan menjadi sesuatu yang dianggap 'kuno', maka coworking menjadi salah satu yang terbarukan dari konsep perpustakaan yang ada sebelumnya

Di Coworking Space Bisa Sharing Pelatihan hingga Mencarikan Modal
surya.co.id/firman rachmanudin
Di coworking space mereka bisa sharing terkait banyak hal. 

PULUHAN coworking di Surabaya bertumbuh seiring kemajuan pendidikan dan pengetahuan teknologi era sekarang ini.

Jika perpusatakan menjadi sesuatu yang dianggap 'kuno', maka coworking menjadi salah satu yang terbarukan dari konsep perpustakaan yang ada sebelumnya.

Geco (geek out/co work/scale up), sebuah Co Work yang berada di dalam komplek AJBS World di Jalan Ratna 14, Ngagel, Wonokromo, Surabaya.

Wira Syahputra, Manager Operasional Geco menyebut, coworking ini dibangun dengan semangat komunal atau komunitas.

Pegiat Geco ini merupakan anak-anak milenial yang sudah memiliki bisnis start up di dunia teknologi digital, maupun yang masih berstatus mahasiswa untuk belajar.

Semula, kata Wira, Geco ini bernama Koneko pada 2018 lalu, "Kini, Koneko berganti nama menjadi Geco, mengusung semangat komunal dan kekeluargaan bagi siapapun yang masuk disini," kata Wira, Minggu (2/2).

Geco menyediakan empat tempat yang bisa disewakan kepada komunitas, perusahaan atau mahasiswa dan pengunjung umum lainnya untuk mendapatkan tempat yang nyaman saat bekerja maupun berkarya.

"Ada main hall, biasanya untuk seminar, ada privat meeting, ada classroom, ada juga privat office. Terakhir ini, biasanya untuk startup yang belum punya kantor, bisa sewa disini," terang Wira.

Tempat yang nyaman menjadi salah satu nilai jual Geco. Wira menjamin, mereka akan disambut hangat bak keluarga atau komunitas, bahkan untuk pengunjung umum sekalipun.

"Siapapun bisa sharing disini, kami memfasilitasi bagi startup atau komunitas baru yang ingin mengembangkan bisnisnya. Jadi, tidak hanya datang lalu belajar atau bekerja sendiri. Temen-temen bisa sharing. Kami punya program inkubator, yang untuk startup ada semacam bimbingan dan pelatihan, bagaimana itu market search, lalu modal juga kami bantu carikan, dan sebagainya," papar Wira.

Tarif terjangkau
Ruangan yang luas, tata letak kursi dan meja yang rapi dan artistik, membuat siapapun betah berlama-lama mengerjakan tugas dengan maksimal, terutama dukungan wifi yang memadai.

"Sejauh ini tidak ada yang mengeluhkan wifi. Jadi koneksi dijamin," tambah Wira.
Soal tarif masuk, Geco menjadi salah satu Co Work yang terjangkau di kantong mahasiswa. Mulai Rp 30.000 sekali masuk dan diskon 50 persen bagi mahasiswa, dan 30 persen bagi komunitas dengan menunjukkan kartu mahasiswa/anggota saja.

"Kami sediakan kopi dan teh gratis di area kami. Disini (AJBS) juga ada beberapa tenan kuliner, jadi pengunjung tidak khawatir lapar saat asyik mengerjakan tugas," tandas Wira, yang membuka layanan dari Senin-Minggu mulai pukul 08.00 WIB, kecuali tanggal merah. 

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved