DBL Indonesia

Berjuang Habis-habisan Kalahkan Sanclar, Petra 1 Tantang Yos Sudarso di Semifinal

Junior DBL East Java Series 2019-2020 sudah memasuki fase delapan besar. Seluruh tim berjuang habis-habisan untuk bisa terus ke babak selanjutnya.

Berjuang Habis-habisan Kalahkan Sanclar, Petra 1 Tantang Yos Sudarso di Semifinal
DBL Indonesia
Berjuang habis-habisan kalahkan SMP Santa Clara Surabaya, SMP Petra 1 Surabaya tantang SMP Yos Sudarso 3 Blitar di babak semifinal. 

SURYA.co.id | SURABAYA – Junior DBL East Java Series 2019-2020 sudah memasuki fase delapan besar. Seluruh tim berjuang habis-habisan untuk bisa terus ke babak selanjutnya.

SMP Petra 1 Surabaya melangkahkan kakinya ke semifinal. Hasil ini berhasil mereka pastikan setelah mengalahkann SMP Santa Clara Surabaya dengan skor 37-27.

Dengan hasil ini, skuad asuhan Liem Filixs akan berjumpa dengan SMP Yos Sudarso 3 Blitar di babak Semifinal.

Sejak kuarter pertama, SMP Petra 1 Surabaya tampil mendominasi.

Tak tanggung-tanggung, mereka langsung unggul 14-6 hingga akhir kuarter pertama. Hal ini tak lepas dari ketatnya lini pertahanan yang digalang oleh Lynn Louise dan teman-temannya.

Memasuki kuarter kedua, SMP Santa Clara Surabaya yang mulai panas berusaha mengimbangi permainan Petra 1.

Adeline Arella yang menjadi motor serangan berulang kali melepaskan tembakan saat lini pertahanan Petra 1 lengah. Sanclar pun menutup kuarter dua dengan skor 17-24.

“Anak-anak ini ketika unggul malah bingung. Saya langsung tekankan kalau mau lolos ke semifinal ya harus bermain lebih baik. Bukan malah lengah kaya gini,” ujar Liem Filixs.

Evaluasi ini nampaknya menjadi titik balik Petra 1 kembali ke top perform mereka.

Paruh akhir pertandingan pun kembali menjadi milik mereka. 13 poin yang dilesakkan Cheryl dan kolega membuat mereka memenangi laga dengan skor 37-27.

Untuk menghadapi SMP Yos Sudarso 3 Blitar, coach Liem Filixs sudah mengantongi beberapa pemain yang akan ia antisipasi.

Tak hanya itu, ia juga akan memberikan beberapa case ke timnya. Apalagi saat mereka terkena full court press.

“Kalau evaluasi tim, lebih ke defense. Mereka harus lebih fokus. Saya ingatkan ke mereka bahwa babak semifinal, lawannya pasti lebih berat,” tutup coach Filixs.

Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved