Bayar Biaya Pengiriman JNE secara Nontunai dengan LinkAja

LinkAja resmi bekerja sama dengan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) memberikan opsi pilihan pembayaran secara nontunai.

Bayar Biaya Pengiriman JNE secara Nontunai dengan LinkAja
surya.co.id/sri handi lestari
Transaksi nontunai di JNE dengan aplikasi LinkAja. 

SURYA.co.id | SURABAYA - LinkAja resmi bekerja sama dengan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) memberikan opsi pilihan pembayaran secara nontunai.

Dengan LinkAja sebagai solusi pembayaran elektronik semakin memudahkan pengguna jasa JNE dalam melakukan pengiriman barang.

Kemudahan transaksi ini dapat dinikmati pada metode pembayaran di tempat (Cash on Delivery) untuk aktivitas belanja online, di beberapa e-commerce seperti Shopee, Lazada, Zalora, Blibli, Salestock, dan Watsons, serta di lebih dari 7.000 outlet JNE tersebar di Indonesia.

Edward Kilian Suwignyo, Direktur Marketing LinkAja mengatakan, pihaknya menyambut positif kolaborasi ini, arena dapat menjadi solusi pembayaran digital nontunai bagi layanan pengiriman JNE.

"Melalui kemudahan dan kecepatan pembayaran nontunai di transaksi COD dan pembayaran layanan logistik di seluruh outlet JNE, LinkAja tidak hanya dapat memberikan kemudahan transaksi kapan saja dengan cepat tanpa repot dengan uang pas atau kembalian bagi konsumen," kata Edward.

Tapi sekaligus juga membantu meningkatkan produktivitas agen, serta kurir JNE dengan waktu transaksi yang lebih cepat dan aman, dan pada akhirnya meningkatkan indeks inklusi keuangan nasional.

Eri Palgunadi, VP of Marketing JNE, mengatakan, kolaborasi JNE dengan LinkAja, menghasilkan fasilitas pembayaran cashless bagi semua pelanggan setia JNE di seluruh nusantara.

"Manfaat dan kemudahan yang dihadirkan, akan mempercepat proses transaksi dalam aktifitas pengiriman paket mau pun jual – beli online. Hal itu akan turut mendorong perkembangan e-commerce karena mendukung bisnis para pelaku usaha, terutama UKM, sehingga diharapkan akan berdampak pula terhadap perekonomian nasional," ungkap Eri.

Sebagai uang elektronik nasional, LinkAja menawarkan layanan pembayaran digital yang berbeda dari produk lain yang sudah ada di pasar saat ini, dengan berfokus pada pemenuhan kebutuhan esensial masyarakat.

Beberapa di antaranya melalui program digitalisasi SPBU bersama Pertamina, pengenalan pembayaran nirsentuh di jalan tol dengan Jasa Marga, dan pembayaran digital di berbagai moda transportasi publik .

Yakni kereta api, bis, LRT, pesawat dll, pembelian pulsa di semua operator, pembelian token PLN, serta pembayaran tagihan listrik dan air.

LinkAja merupakan uang elektronik nasional kebanggaan Indonesia berbasis server produk andalan dari PT Fintek Karya Nusantara (Finarya) dan telah terdaftar di Bank Indonesia.

Berdasarkan Surat Izin Bank Indonesia Nomor 21/65/DKSP/Srt/B yang dikeluarkan pada tanggal 21 Februari 2019.

Finarya secara resmi telah mendapat lisensi/izin dari Bank Indonesia sebagai Perusahaan Penerbit Uang Elektronik dan Penyelenggara Layanan Keuangan Digital Badan Hukum.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved