Berita Bangkalan

20 ASN di Bangkalan Madura Cerai Sepanjang 2019 Karena Alasan Ekonomi

Sepanjang 2019, sebanyak 20 ASN di Bangkalan Madura bercerai. Perceraian ASN ini dipicu oleh alasan ekonomim.

TribunPalu.com
Ilustrasi Perceraian 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Undang-undang menjamin kesejahteraan Apatatur Sipil Negara (ASN). Meliputi tunjangan, fasilitas, jaminan pensiun, perlindungan, hingga pengembangan potensi.

Namun fasilitas-fasilitas yang dijamin dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN itu belum sepenuhnya menjadi jaminan ketercukupan bagi beberapa ASN.

Inspektorat Kabupaten Bangkalan selama tahun 2019 mencatat, keretakan rumah tangga ASN di lingkungan Pemkab Bangkalan disebabkan faktor ekonomi.

"Ada 20 kasus perceraian, keputusan sudah tuntas. Didominasi masalah ekonomi, ujung ujungnya merembet ke masalah lain," ungkap Inspektur Kabupaten Bangkalan, Joko Supriyono kepada Surya, Senin (3/2/2020).

Ia menjelaskan, dalam pengajuan gugatan cerai, para ASN tidak pernah menyebutkan secara detail permasalahannya.

"Mereka tertutup, hanya ketidakcocokan. Salah satunya soal penghasilan," jelas mantan Kasubbag Hukum Setdakab Bangkalan itu.

Joko memaparkan, faktor ekonomi yang mendominasi dasar gugatan cerai, salah satunya karena ASN tidak mengukur antara besaran gaji dan besaran beban pinjaman.

"Ternyata gajinya habis, itu pemicunya dan berujung cekcok," paparnya.

Menurutnya, ketika kebutuhan atau gaya hidup ASN sudah beda, maka akan dituntut tambahan penghasilan yang berbeda pula.

"Jadi kalau masalah ketercukupan itu relatif," tegasnya.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved