Berita Magetan

Mobil Terbang di Atas Sungai Mangge Magetan, 4 Orang Tak Sadarkan Diri, Salah Satunya Anggota TNI

Seorang anggota TNI yang bertugas di Madura, bersama tiga temannya luka berat dan tak sadarkan diri setelah alami kecelakaan tunggal di Magetan

Mobil Terbang di Atas Sungai Mangge Magetan, 4 Orang Tak Sadarkan Diri, Salah Satunya Anggota TNI
SURYA.co.id/Doni Prasetyo
Warga Kelurahan Mangge, Magetan mengerubuti mobil naas bernopol D 1294 QD yang terbang melewati sungai sejauh 10 meter. Empat orang penumpangnya, salah satunya seorang anggota TNI berpangkat Serka yang bertugas di Madura, tidak sadarkan diri dan dilarikan ke RSAU dr Efram Harsono, Lanud Iswahjudi, Maospati, Magetan. 

SURYA.co.id | MAGETAN - Serka Suwito, anggota TNI yang bertugas di Madura, bersama tiga temannya terpaksa harus menjalani perawatan di rumah sakit karena luka-luka yang diderita, akibat mobil yang mereka tumpangi melesat terbang melewati Sungai Mangge, di Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan.

Menurut salah seorang saksi mata, kecelakaan tunggal itu terjadi pada Jumat (31/1/2020) sekitar pukul 23.15.

Itu berawal saat para korban melaju dari arah barat menuju ke Kota Madiun dengan kecepatan tinggi. Namun, diduga karena sopir tidak menguasai medan, mestinya belok mengikuti jalan, malah lurus.

"Mobil itu dalam kecepatan tinggi terbang di atas sungai dan mendarat menabrak pohon di seberang sungai," kata Bambang, saksi mata warga Kelurahan Mangge, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, kepada Surya.co.id, Sabtu (1/2/2020).

Dikatakan Bambang, keempat penumpangnya mengalami luka berat dan tidak sadarkan diri.

Korban dievakuasi warga setempat bersama polisi dan langsung dibawa ke RSAU dr Efram Harsono, Lanud Iswahjudi, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan.

"Seluruh penumpang mobil minibus Daihatsu Luxio itu tidak sadarkan diri. Semua penumpang luka berat. Mungkin karena laju mobil sangat cepat, benturan mobil ke pohon itu mengakibatkan penumpangnya seperti dibenturkan bodi mobil,"jelasnya.

Anggota Polisi Militer yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah warga di sekitar yang mengetahui kejadian itu.

"Kita masih olah TKP, kita belum mengetahui secara pasti, awal mula kejadian itu. Kita juga mau tanya saksi mata di sini,"kata Lettu Sopyan, anggota Polisi Militer Sub Den Magetan kepada Surya.co.id, Sabtu (1/2/2020).

Karena sulitnya medan, evakuasi korban memakan waktu sampai dua jam. Begitu juga mobil yang ditumpangi korban, butuh waktu sampai dua jam lebih dan harus dibantu menggunakan alat berat.

"Kita evakuasi dulu korbannya, baru mobilnya. Karena evakuasi kendaraan yang digunakan korban harus menggunakan alat berat. Medannya sangat sulit," kata Lettu Sopyan seraya mengatakan belum mengetahui penyebab kecelakaan tunggal ini.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved