Breaking News:

Berita Surabaya

Kuliner Surabaya Terbaru: Kedai Ayam Bumbu Rujak Mak Mami Jalan Dharmahusada 69B, Masakan Jawa China

Berbekal resep rahasia dari warisan nenek Tan Giok Siam, Frans Ko (49) Melaunching Kedai Ayam Bumbu Rujak Mak Mami pada pukul 12.00. WIB di Jalan Dha

SURYA.co.id/Zainal Arif
Generasi Kedua Diana Sulistyowati (73) bersama generasi ketiga Frans Ko (49) saat memperkenalkan berbagai menu Ayam Bumbu Rujak Kedai Mak Mami di Jalan Dharmahusada 69 B Surabaya, Sabtu (1/2/2020). 

SURYA.co.id | Surabaya - Berbekal resep rahasia dari warisan nenek Tan Giok Siam, Frans Ko (49) Melaunching Kedai Ayam Bumbu Rujak Mak Mami pada pukul 12.00. WIB di Jalan Dharmahusada 69B Surabaya, Sabtu (1/2/2020).

Sebagai generasi ketiga ini merupakan kedai pertama yang Frans Ko dirikan, selain untuk mendapatkan profit juga sebagai bentuk rasa terima kasih dari cucu pada neneknya dengan mengenalkan masakan khas kuno.

"Kami ingin mengenalkan beragam sajian masakan khas resep kuno, kepada penikmat kuliner di Surabaya,” kata Frans.

Food Consultan Ayam Bumbu Rujak Kedai Mak Mami, Frans Ko mengungkapkan, demi menjaga khas kuno ia sangat memperhatikan rasa, layanan dan kekhasan menu yang ditawarkan untuk penikmat kuliner di Surabaya.

“Kami sengaja menyajikan menu-menu pilihan yang menjadi ciri khas Ayam Bumbu Rujak Kedai Mak Mami, karena diilhami kebiasan nenek yang dulu sering membuat beragam menu customize di setiap masakan untuk cucu-cucunya,” ujar pria asal malang tersebut.

Selain itu, Kedai Mak Mami juga menawarkan beragam menu alternatif, untuk penikmat masakan khas Jawa-China.

Kedai Mak Mami menyajikan berbagai menu makanan Jawa-China antara lain Nasi Ayam Bumbu Rujak Mak Mami sebagai menu andalan, sop merah resep kuno, tahu telor mbok de, nasi telor dadar penyet, nasi goreng hongkong, dan masih banyak menu lainnya.

Aneka minuman juga tersaji dalam kedai ini, antara lain, Es Kelapa Jeruk, Es Degan Bunga Telang dan lain-lain, khusus penggemar minuman hangat menyediakan menu-menu khas, seperti Wedang Secang, Wedang Uwuh, Wedang Jahe dan Wedang Kopi.

Semua menu itu telah dipromosikan kepada semua kalangan lewat berbagai media.

"Promo yang kami lakukan dengan menyebar brosur, memberi voucher, serta promosi lewat media sosial seperti instagram," jelas Frans.

“Harga yang kami berikan sangat ringan di kantong sehingga semua kuliner yang kami tawarkan bisa dinikmati semua kalangan,” pungkas Frans Ko.

Kedai ini langsung diserbu oleh pembeli sesaat setelah dilaunching dan mendapat respon positif dari pelanggan.

"Tadi saya makan nasi goreng hongkong, nasi dan lauknya enak, dengan harga 25 ribu cukup terjangkau menurut saya, karena porsinya juga sangat banyak," kata Julia warga rungkut Surabaya.

Penulis: Zainal Arif
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved