Berita Tuban

Ini Sosok Honggo Wendratno, Diburu Interpol Atas Kasus Korupsi TPPI Rp 36 Triliun

Honggo Wendratno (73), kini telah menjadi buronan Interpol atau polisi internasional.

Ini Sosok Honggo Wendratno, Diburu Interpol Atas Kasus Korupsi TPPI Rp 36 Triliun
m sudarsono/surya
File dokumen Honggo Wendratno, buronon Interpol atas kasus tindak pidana korupsi dan pencucian uang PT TPPI yang menyebabkan kerugian negara Rp 36 triliun 

SURYA.co.id | TUBAN - Honggo Wendratno (73), kini telah menjadi buronan Interpol atau polisi internasional.

Pria kelahiran Kediri, Jawa Timur itu merupakan pelaku tindak pidana korupsi dan pencucian uang PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI).

Atas korupsi yang dilakukan bersama dua rekannya yaitu Raden Priyono, selaku kepala Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu (BP) Migas dan Djoko Harsono, selaku deputi BP Migas, negara mengalami kerugian puluhan triliun rupiah selama kurun waktu dua tahun.

Namun Honggo masih bisa menghirup udara bebas, sedangkan dua temannya sudah dijebloskan ke tahanan.

"Honggo masih buron, dua temannya Raden Priyono dan Djoko Harsono sudah ditangkap, sekarang ditahan kejaksaan," kata Kasubnit 3 Subdit 3 Dittipideksus Bareskrim Polri, Kompol Subianto saat pelimpahan barang bukti kepada perwakilan Kejaksaan Agung di TPPI Tuban, Jumat, (31/1/2020).

Subianto menyatakan, peran Honggo sangat kuat dalam praktik mengeruk uang negara dengan cara tak halal tersebut.

Selain sebagai Direktur Utama (Dirut) PT TPPI, dia juga merupakan pemegang saham PT Tirtamas Majutama dan PT Tuban LPG Indonesia (PT TLI).

Dua PT yang sahamnya dipegang itu disinyalir berperan dalam operasional produksi kondensat PT TPPI.

Secara teknis modus tindak pidana korupsi dan pencucian uang yaitu TPPI ditunjuk oleh BP migas untuk lifting mengambil minyak mentah, tapi TPPI tidak ada kemampuan produksi.

Selama produksi akhirnya tidak sesuai kemampuan yang berlaku.

Halaman
12
Penulis: M. Sudarsono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved