Grahadi

Pemprov Jatim

Gubernur Khofifah Minta Maspion Bentuk Tim untuk Rencana Penyediaan Perumahan untuk Karyawan

Khofifah Indar Parawansa mendorong agar dunia usaha dan dunia industri (DUDI) di Jatim dapat menjaga pertumbuhan bisnisnya

Gubernur Khofifah Minta Maspion Bentuk Tim untuk Rencana Penyediaan Perumahan untuk Karyawan
SURYA.co.id/Fatimatuz Zahro
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat mendampingi kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan RI, Machfud MD ke PT Maspion I, Gedangan, Sidoarjo, Sabtu (1/2/2020). 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mendorong agar dunia usaha dan dunia industri (DUDI) di Jatim dapat menjaga pertumbuhan bisnisnya untuk terus melakukan pengembangan usahanya, dengan berbagai inovasi seiring dengan perang dagang dunia saat ini.

Pasalnya hal itu penting untuk menjaga ekonomi Jatim agar tetap tumbuh, penyediaan lapangan kerja dan mengurangi pengangguran.

Tidak hanya itu Khofifah juga mendukung rencana Maspion Group untuk memberikan layanan penyediaan perumahan bagi karyawannya. Bahkan, Bank Jatim siap untuk memberikan support.

Hal itu disampaikan Khofifah saat mendampingi kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan RI, Machfud MD ke PT Maspion I, Gedangan, Sidoarjo, Sabtu (1/2/2020)

Salah satu upaya dalam memperkuat perekonomian Jatim adalah melalui menjaga kebersamaan antara perusahaan dan karyawan.

Apabila karyawan nyaman dalam bekerja, maka tingkat produktifitasnya akan naik. Sehingga memberikan hasil maksimal bagi perusahaan.

Perusahaan, harus mengetahui bagaimana karyawan bisa lebih produktif, yaitu dengan menciptakan hubungan industrial yang kondusif serta meningkatkan kesejahteraan.

Dengan semakin dipenuhinya kesejahteraan karyawan, maka tingkat kenyamanan dalam bekerja juga akan meningkat.

"Produktifitas perusahaan yang semakin melejit naik, akan berdampak positif bagi perekonomian Jatim. Oleh sebab itu, segala upaya yang bertujuan untuk meningkatkan ekonomi Jatim harus dilakukan. Akan tetapi juga harus memperhatikan keadaan dan kesejahteraan karyawan. Itulah yang sering saya sebut ekonomi tumbuh inklusif, " ujarnya.

Selain itu, kinerja karyawan yang produktif salah satu faktornya dipengaruhi oleh kesejahteraan yang didapatnya. Sehingga, pertumbuhan perusahaan harus berseiring dengan kesejahteraan karyawannya.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved