PDAM Kota Malang Digugat Warga, Pemkot Bakal Konsultasi Dengan Pakar Hukum

Pemkot Malang akan berkonsultasi dengan para ahli hukum setelah dua warga Perumahan Bulan Terang Utama (BTU) menggugat PDAM Kota Malang

PDAM Kota Malang Digugat Warga, Pemkot Bakal Konsultasi Dengan Pakar Hukum
suryamalang/rifky edgar
Sekretaris Daerah Kota Malang, Wasto 

SURYA.co.id | MALANG - Pemerintah Kota Malang akan berkonsultasi dengan para ahli hukum setelah dua warga Perumahan Bulan Terang Utama (BTU) menggugat PDAM Kota Malang soal air bersih.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota Malang, Wasto yang juga menjadi Dewan Pengawas dari PDAM Kota Malang.

Dia menyampaikan, bahwa kasus tersebut biarlah berproses terlebih dahulu, meski warga yang menggugat tersebut menyampaikan tiga tuntutan kepada PDAM Kota Malang dan DPRD Kota Malang.

"Biarlah ini berproses, kami akan ikuti itu," ujarnya, Jumat (31/1).

Wasto menyampaikan, bahwa apapun tuntutan warga terkait dengan pernyataan Wali Kota Malang, sebenarnya bisa dilakukan secara teknis.

Seperti yang terjadi di lapangan, di mana pipa yang pecah terjadi terus menerus di lokasi yang sama meski titiknya berbeda.

Padahal, kata Wasto, PDAM Kota Malang sudah melakukan upaya perbaikan.

Namun, setelah diperbaiki malah di titik lainnya pecah lagi.

"Nyatanya kondisinya demikian. Jadi ini di luar kemampuan siapapun," ucapnya.

Untuk itu, sebagai Dewan Pengawas, pihaknya akan menelah kasus ini dari sisi hukum.

Halaman
12
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved