Berita Gresik

Orangtua Fitra Sempat Khawatir Kondisi Putrinya di Wuhan China, Kini Bisa Video Call Tiap 4 Jam

Setiap tiga sampai empat jam selalu melakukan video call dengan anak pertamanya yang terisolasi di Wuhan, Provinsi Hubei, China.

Orangtua Fitra Sempat Khawatir Kondisi Putrinya di Wuhan China, Kini Bisa Video Call Tiap 4 Jam
surya.co.id/willy abraham
Camat Driyorejo, Narto (kiri) bersama Sudarso (tengah) dan Yenin (kanan) di rumah Sudarso di Desa Cangkir, Driyorejo, Kamis (30/1/2020). 

SURYA.co.id | GRESIK - Sudarso warga Desa Cangkir RT 03/RW 01, Kecamatan Driyorejo setiap tiga sampai empat jam selalu melakukan video call dengan anak pertamanya yang terisolasi di Wuhan, Provinsi Hubei, China.

Putrinya, Fitra Suryaning Wulan berada di dalam asrama Central China Normal University (CCNU).

"Tadi jam 10.00 Wib saya video call anak saya, Alhamdulilah kondisinya sehat," kata dia, Jumat (31/1/2020).

Saking seringnya telepon, ia memantau kondisi putrinya yang selalu tersenyum saat video call bersama teman-temannya yang mendapat beasiswa di CCNU itu.

"Pesan saya kepada anak saya, tabahkan hatimu, sabar, kami mendoakanmu dari sini, seluruh jajaran terkait sedang berusaha mengevakuasi untuk segera memulangkan ke tanah air," paparnya.

Sudarso sempat khawatir dengan kondisi putrinya di hari kedua virus corona mewabah di Wuhan.

Sebab, semua akses kota Wuhan di lockdown dan stok makanan sempat terbatas.

Grup Whatsapp (WA) keluarga juga sempat khawatir kondisi Fitra saat itu.

"Hanya ada dua toko yang buka, satu buat sayur-sayuran dan toko serba ada. Itu diperebutkan masyarakat dan mahasiswa yang masih di sana," katanya.

Saat ini kondisinya sudah membaik, stok makanan melimpah.
Buah hatinya itu dalam kondisi aman dan sehat di dalam asrama.

"Kami sudah bertemu dengan pihak Unesa dan Gubernur terkait pemulangan anak saya," ucapnya.

Sementara itu, Camat Driyorejo, Narto sudah mendatangi kediaman keluarga Fitra di Desa Cangkir.

Kedua orang tuanya saat ini sedang menunggu kepastian putrinya pulang ke Indonesia.

"Saya sampaikan kami siap koordinasi dengan pihak keluarga ke Surabaya untuk membantu pemulangan Fitra. Mungkin saat dipanggil ke Surabaya kami siap membantu," tuturnya.

Penulis: Willy Abraham
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved