Grahadi

Berita Surabaya

Mendagri Tito Karnavian Sebut Negara Hemat Rp 450 Miliar dari Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM)

Mendagri Tito Karnavian menegaskan bahwa penggunaan mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) negara bisa berhemat sampai Rp 450 miliar setahun.

Mendagri Tito Karnavian Sebut Negara Hemat Rp 450 Miliar dari Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM)
SURYA.co.id/Fatimatuz Zahro
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bersama Menkopolhukam Machfud MD dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendampingi proses demo penggunaan Anjungan Dukcapil Mandiri saat launching di Grand City, Jumat (31/1/2020). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Mendagri Tito Karnavian menegaskan bahwa penggunaan mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) membawa banyak keuntungan. Bahkan negara bisa berhemat sampai Rp 450 miliar setahun.

Ini karena melalui mesin ADM, kini kertas dokumen kependudukan tak lagi menggunakan kertas berlogo sekuritas sebagaimana saat pengurusan manual. Melainkan, lewat pencetakan dengan ADM ini, cukup menggunakan kertas A4 biasa namun dipastikan tetap sah dokumennya.

"Penghematan mencapai Rp 450 miliar dari kertas sekuritas menjadi kertas A4. Kalau KTP elektronik, meski dicetak lewat mesin ADM tetap menggunakan blanko e-KTP sebagaimana biasanya," kata Tito, saat diwawancara usai penyerahan mesin ADM ke perwakilan kepala daerah Jawa Timur, di Grand City, Jumat (31/1/2020).

Cetak E-KTP di Jatim Cukup 1,5 Menit, Mendagri Apresiasi Inisiatif Khofifah Terapkan Mesin Dukcapil

Mantan Kapolri ini menegaskan warga msyarakat yang sudah mengantongi surat keterangan pengganti blanko e-KTP juga bisa menggunakan mesin ADM ini.

Bahkan mencetaknya tidak harus di kota atau kabupaten di mana dia mengurus.

"Bisa, dicetak di sini juga bisa. Jadi dimanapun dia mencetak bisa," tegasnya.

Guna mengindari adanya kelangkaan blanko e-KTP, Mendagri Tito menegaskan bahwa pihaknya sudah dua kali menghadap Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Kemendagri meminta tambahan anggaran untuk pengadaan blanko e-KTP di tahun 2020.

Sebab Tito juga ingin segera menuntaskan pencetakan blanko e-KTP bagi warga masyarakat yang masih memegang surat keterangan.

"Anggaran sudah siap, nanti kalau ada kekeruangan, saya sudah ketemu Menkeu dua kali, (beliau sampaikan) akan didukung. Karena kan e-KTP ini sangat dinamis, ada orang ganti status ganti KTP, pindah rumah ganti KTP. Jadi insya Allah bisa teratasi," tegasnya.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved